Mohon tunggu...

IMG-LOGO
Feb 17, 2026 | 502

Kelelahan

Setiap orang pasti pernah merasa lelah Namun, kelelahan ekstrem berbeda dari lelah biasa. Kondisi ini membuat seseorang merasa sangat lelah hingga sulit untuk bangun



Apa Itu Kelelahan?


Setiap orang pasti pernah merasa lelah Namun, kelelahan ekstrem berbeda dari lelah biasa. Kondisi ini membuat seseorang merasa sangat lelah hingga sulit untuk bangun. di pagi hari, pergi bekerja, menjalani aktivitas rutin, atau sekadar menjalani hari dengan normal.

Kelelahan ekstrem sering terasa seperti dorongan yang sangat kuat untuk tidur, tetapi anehnya, beristirahat atau tidur pun tidak selalu membuat tubuh terasa segar kembali. Akibatnya, aktivitas sehari-hari menjadi lebih berat dan kualitas hidup bisa menurun.

Kelelahan sering terjadi bersamaan dengan gejala lain, seperti:

·         Depresi dan hilangnya keinginan untuk melakukan aktivitas yang dulu Anda sukai.

·         Kesulitan berkonsentrasi atau fokus.

·         Energi dan motivasi sangat rendah.

·         Kegugupan, kecemasan, dan mudah tersinggung.

·         Nyeri dan kelemahan otot.

Gejala kelelahan lainnya meliputi:

·         Mata lelah.

·         Kaki lelah.

·         Kelelahan seluruh tubuh.

·         Bahu kaku.

·         Malaise (ketidaknyamanan/kegelisahan).

·         Kebosanan.

·         Ketidaksabaran.

 

Kemungkinan Penyebab Kelelahan


Kelelahan dapat muncul karena berbagai faktor, termasuk kondisi kesehatan, gangguan tertentu, efek obat-obatan, dan kebiasaan gaya hidup. Kadang kelelahan bersifat sementara, namun bisa juga menjadi kronis, berlangsung enam bulan atau lebih.

Beberapa cara sederhana dapat membantu mengatasi kelelahan, seperti memperbaiki pola makan, berolahraga secara teratur, menjaga kualitas tidur, atau menyesuaikan pengobatan. Namun, jika kelelahan disebabkan oleh kondisi medis tertentu, tenaga kesehatan dapat membantu mengobati penyebabnya atau memberikan strategi untuk mengelola gejalanya.


Kebiasaan Gaya Hidup yang Dapat Menyebabkan Kelelahan


Beberapa kebiasaan dalam gaya hidup sehari-hari dapat memicu rasa lelah yang berlebihan, antara lain:


·         Pola makan yang buruk – Kurangnya nutrisi penting dapat mengurangi energi.

·         Konsumsi alkohol berlebihan – Bisa mengganggu kualitas tidur dan pemulihan tubuh.

·         Penggunaan narkoba ilegal – Menguras energi dan memengaruhi kesehatan secara keseluruhan.

·         Stres – Tekanan emosional terus-menerus membuat tubuh cepat lelah.

·         Kurangnya aktivitas fisik (gaya hidup sedentary) – Tubuh yang jarang bergerak justru lebih mudah lelah.

·         Jet lag atau perubahan zona waktu – Mengganggu ritme tidur alami tubuh.

 

Gangguan Tidur yang Menyebabkan Kelelahan


Gangguan tidur tertentu juga bisa membuat kelelahan menjadi kronis dan sulit diatasi, seperti:


·         Insomnia – Kesulitan tidur atau tetap tertidur.

·         Sleep apnea (apnea tidur) – Gangguan pernapasan saat tidur yang membuat tidur tidak nyenyak.

·         Narkolepsi – Rasa kantuk ekstrem yang muncul tiba-tiba di siang hari.

·         Gangguan tidur akibat kerja shift – Ritme tidur terganggu karena jadwal kerja yang tidak teratur.

Dengan memahami faktor gaya hidup dan gangguan tidur yang berkontribusi pada kelelahan, kita bisa mengambil langkah untuk memperbaiki kebiasaan dan meningkatkan kualitas tidur, sehingga energi tubuh kembali pulih.

 

Obat Resep dan Perawatan


Beberapa obat resep memiliki efek samping yang dapat membuat tubuh terasa lelah atau mengantuk. Obat-obatan tersebut antara lain:


·         Benzodiazepin – Obat penenang yang sering digunakan untuk mengatasi kecemasan atau insomnia.

·         Obat penenang-hipnotik – Digunakan untuk membantu tidur, namun bisa membuat kantuk berkepanjangan.

·         Obat antipsikotik – Digunakan untuk gangguan mental tertentu, dapat menurunkan energi.

·         Opioid – Obat pereda nyeri yang juga bisa membuat kantuk dan kelelahan.

·         Obat antikonvulsan – Digunakan untuk mengontrol kejang, efek sampingnya termasuk kelelahan.

·         Obat penghambat beta (beta-blocker) – Digunakan untuk tekanan darah tinggi atau jantung, dapat menurunkan energi.

·         Obat bebas (OTC), seperti antihistamin untuk alergi.

·         Transplantasi sumsum tulang – Pemulihan tubuh setelah prosedur ini memerlukan energi besar.

·         Kemoterapi – Perawatan kanker yang dapat menurunkan energi secara signifikan.

 

Kondisi Medis yang Dapat Menyebabkan Kelelahan


Kelelahan sering kali bukan hanya sekadar kurang tidur atau stres—ini juga bisa menjadi gejala dari berbagai penyakit, gangguan, atau kekurangan yang memengaruhi tubuh. Beberapa kondisi medis paling umum yang dapat menyebabkan kelelahan meliputi:


1.       Infeksi

Beberapa infeksi dapat membuat tubuh lelah karena sistem kekebalan bekerja ekstra untuk melawan penyakit, termasuk:


·         Mononukleosis

·         HIV

·         COVID-19

·         Influenza

·         Radang paru-paru

 

2.       Masalah Jantung dan Paru-paru


Kelelahan juga bisa menjadi tanda gangguan kardiovaskular atau paru-paru, seperti:


·         Penyakit jantung

·         Sindrom takikardia ortostatik postural (POTS)

·         Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK)

·         Emfisema

·         Gagal jantung kongestif

 

3.       Kondisi Kesehatan Mental


Gangguan kesehatan mental dapat menurunkan energi dan membuat aktivitas sehari-hari terasa berat, antara lain:


·         Depresi

·         Kecemasan

·         Gangguan stres pascatrauma (PTSD)

 

4.       Gangguan Autoimun


Beberapa penyakit autoimun menimbulkan kelelahan sebagai salah satu gejala utama:


·         Diabetes tipe 1

·         Lupus

·         Sklerosis multipel (MS)

·         Miastenia gravis

·         Artritis rheumatoid

·         Sindrom Sjögren

 

5.       Ketidakseimbangan Hormon


Masalah pada sistem endokrin Anda (kelenjar dalam tubuh Anda yang memproduksi hormon ) dapat menyebabkan kelelahan. Hipotiroidisme adalah penyebab umum kelelahan.

 

6.       Kondisi Kronis Lainnya


Beberapa kondisi kronis dapat menimbulkan kelelahan parah dan berkepanjangan, termasuk:


·         Kanker

·         Sindrom kelelahan kronis (CFS / ensefalomielitis mialgia)

·         Fibromialgia

·         Penyakit ginjal

·         Diabetes tipe 2

 

7.       Kekurangan


Anemia dan kekurangan vitamin lainnya (seperti vitamin D atau vitamin B12 ) seringkali menjadi penyebab kelelahan. Dehidrasi dapat menyebabkan kelelahan karena tubuh membutuhkan banyak cairan untuk berfungsi.


8.       Masalah berat badan dan gangguan makan


Masalah berat badan tertentu dan gangguan makan dapat menyebabkan kelelahan dan berbagai gejala lainnya. Gejala-gejala tersebut dapat meliputi:


·         Anoreksia 

·         Bulimia 

·         Kelebihan berat badan/ obesitas 

·         Kurang berat badan

 

Cara Meredakan atau Menghilangkan Kelelahan di Rumah


Jika kelelahan Anda tidak disebabkan oleh kondisi medis, beberapa perubahan gaya hidup sederhana dapat membantu mengurangi gejalanya dan meningkatkan energi:


1. Terapkan Kebiasaan Tidur yang Baik


Usahakan tidur 7–9 jam setiap malam. Hindari kafein, penggunaan gadget, atau olahraga berat tepat sebelum tidur. Cobalah tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari untuk menjaga ritme tubuh.


2. Hindari Alkohol dan Narkoba


Jauhi penggunaan narkoba ilegal, dan batasi konsumsi alkohol atau hindari sama sekali, karena keduanya bisa menurunkan kualitas tidur dan energi tubuh.


3. Konsumsi Makanan Sehat


Pola makan seimbang yang kaya nutrisi, ditambah cukup minum air, akan menjaga tubuh tetap sehat dan bertenaga sepanjang hari.


4. Kelola Stres


Teknik relaksasi seperti yoga, mindfulness, meditasi, dan olahraga ringan secara rutin dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan energi.


5. Temui Penyedia Layanan Kesehatan


Buat janji dengan tenaga medis untuk menyingkirkan kemungkinan infeksi, penyakit, kekurangan vitamin, atau kondisi kesehatan lainnya. Diskusikan juga obat-obatan yang sedang Anda konsumsi, karena beberapa bisa menyebabkan kelelahan.


6. Rutin Berolahraga


Olahraga teratur sangat penting untuk kesehatan dan energi. Meski terdengar kontradiktif, olahraga ringan hingga sedang dapat membantu tubuh merasa lebih bertenaga. Jangan berlebihan—bicarakan dengan tenaga medis tentang jenis dan durasi olahraga yang sesuai.


7. Jaga Berat Badan Sehat


Berat badan yang ideal mendukung kesehatan dan energi tubuh. Konsultasikan dengan tenaga medis mengenai berat badan yang sehat untuk Anda, dan usahakan tetap berada dalam kisaran tersebut.



https://keapotek.com

https://keapotek.com/Articles

INSTAGRAM


source

 

Keranjang Anda

Keranjang anda kosong