Mohon tunggu...
CANDESARTAN digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi dan gagal jantung. Obat ini bekerja dengan melemaskan pembuluh darah, sehingga mengurangi beban kerja jantung. Obat ini termasuk dalam kelompok obat yang disebut ARB

Apa obat ini?
CANDESARTAN digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi dan gagal jantung. Candesartan termasuk dalam golongan: Antihipertensi, ARB (Angiotensin II Receptor Blocker) dan Antagonis reseptor angiotensin II. Cara kerjanya dengan menghambat efek hormon angiotensin II, yaitu zat dalam tubuh yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah dan peningkatan tekanan darah. Obat ini secara selektif memblok reseptor angiotensin II tipe AT1 pada pembuluh darah dan jaringan lain. Akibatnya, pembuluh darah menjadi lebih rileks dan melebar, sehingga tekanan darah menurun dan aliran darah menjadi lebih lancar. Selain itu, candesartan juga mengurangi pelepasan hormon aldosteron, yang membantu menurunkan retensi natrium dan cairan. Efek ini membuat beban kerja jantung berkurang, sehingga bermanfaat pada pasien hipertensi dan gagal jantung.
Obat ini mungkin juga digunakan untuk tujuan lain. Tanyakan pada dokter atau apoteker jika Anda memiliki pertanyaan.
Apa yang harus Anda beri tahu tim kesehatan sebelum minum obat ini?
Tim kesehatan perlu tahu jika Anda memiliki salah satu kondisi berikut:
Bagaimana cara menggunakan obat ini?
Untuk anak-anak: Bicarakan dengan tim kesehatan. Obat ini mungkin diresepkan untuk anak mulai usia 1 tahun untuk kondisi tertentu, tetapi harus dengan perhatian khusus.
Jika overdosis: Jika Anda merasa telah minum terlalu banyak, segera hubungi pusat racun atau rumah sakit darurat.
Catatan: Obat ini hanya untuk Anda. Jangan dibagikan ke orang lain.
Onset Kerja :
Karena efeknya bertahap, obat harus diminum secara teratur agar manfaat optimal.
Kapan Candesartan tidak efektif :
· Hipertensi sekunder yang belum ditangani penyebabnya
· Pasien dengan volume cairan sangat rendah (dehidrasi berat)
· Gagal ginjal berat tanpa pemantauan ketat
· Ketidakpatuhan minum obat
· Kombinasi dengan obat yang meningkatkan tekanan darah (misalnya NSAID jangka panjang)
Apa yang harus dilakukan jika lupa minum obat?
Apa saja yang bisa berinteraksi dengan obat ini?
Obat ini mungkin berinteraksi dengan obat-obatan berikut:
Daftar ini
mungkin tidak mencakup semua kemungkinan interaksi.
Berikan daftar lengkap semua obat, herbal, obat bebas, atau suplemen yang Anda
gunakan kepada tim kesehatan Anda.
Beri tahu juga jika Anda merokok, minum alkohol, atau menggunakan obat
terlarang, karena beberapa hal ini bisa berinteraksi dengan obat Anda.
Apa yang harus diperhatikan saat menggunakan obat ini?
Untuk wanita:
Efek samping apa yang mungkin muncul?
Segera laporkan kepada tim kesehatan jika terjadi:
Efek samping yang biasanya tidak memerlukan perhatian medis (laporkan jika terus terjadi atau mengganggu):
Daftar ini mungkin tidak mencakup semua efek samping. Hubungi dokter untuk saran medis tentang efek samping.
Monitoring terapi :
· Tekanan darah
· Fungsi ginjal termasuk pemeriksaan kreatinin dan laju filtrasi glomerulus (eGFR).
· Kadar kalium dalam darah
Di mana harus menyimpan obat ini?
Ringkasan :
Candesartan adalah obat antihipertensi golongan ARB yang bekerja dengan menghambat reseptor angiotensin II sehingga menyebabkan pelebaran pembuluh darah dan penurunan tekanan darah. Obat ini digunakan untuk mengobati hipertensi dan gagal jantung, dengan efek yang berkembang secara bertahap dan optimal setelah beberapa minggu penggunaan rutin.
Monitoring terapi meliputi tekanan darah, fungsi ginjal, dan kadar kalium untuk mencegah efek samping seperti hiperkalemia atau gangguan ginjal. Penggunaan candesartan harus dilakukan secara teratur dan di bawah pengawasan tenaga medis untuk mendapatkan hasil terapi yang optimal.
Disclaimer
Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan tidak menggantikan konsultasi medis profesional. Penggunaan candesartan harus berdasarkan resep dan pengawasan dokter. Dosis dan durasi terapi dapat berbeda tergantung kondisi kesehatan masing-masing individu.
Jangan menghentikan atau mengubah dosis obat tanpa berkonsultasi dengan tenaga medis. Jika muncul efek samping atau keluhan yang tidak biasa selama penggunaan obat, segera hubungi dokter atau apoteker.
Nama dagang yang beredar di Indonesia : Blocand®, Blopin®, Blopress®, Canderin® , Candotens®.