Mohon tunggu...

IMG-LOGO
Jan 03, 2026 | 289

Mengontrol Tekanan Darah Tinggi tanpa Obat

10 Cara untuk Mengontrol Tekanan Darah Tinggi tanpa Obat

10 Cara untuk Mengontrol Tekanan Darah Tinggi tanpa Obat

Dengan membuat 10 perubahan pola hidup ini, anda dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko terkena penyakit jantung.

Jika anda mengalami tekanan darah tinggi, anda mungkin menganggap jika anda perlu mengonsumsi obat untuk mengatasinya. Mengontrol tekanan darah dengan pola hidup sehat dapat mencegah, menunda, atau mengurangi kebutuhan konsumsi obat.

Berikut ini 10 perubahan pola hidup yang dapat menurunkan tekanan darah dan menjaganya agar tetap normal.


1.     Menurunkan berat badan yang berlebih dan perhatikan ukuran pinggang anda.

Tekanan darah sering meningkat seiring bertambahnya berat badan. Kelebihan berat badan juga dapat menyebabkan gangguan pernapasan saat anda tidur, suatu kondisi yang disebut dengan apnea tidur. Apnea tidur semakin meningkatkan tekanan darah.

Menurunkan berat badan adalah salah satu cara terbaik untuk mengontrol tekanan darah. Jika anda kelebihan berat badan atau mengalami obesitas, kehilangan sedikit berat badan saja dapat membantu menurunkan tekanan darah. Tekanan darah diukur dalam satuan milimeter merkuri (mm Hg). Umumnya, tekanan darah akan menurun sekitar 1 mm Hg per kilogram dari penurunan berat badan.

Selain itu, ukuran pinggang anda juga penting. Membawa beban terlalu banyak di sekitar pinggang anda dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.

Pada umumnya:
       ·   Pria berisiko jika ukuran pinggang mereka lebih dari 40 inch (102 cm)
       ·   Wanita berisiko jika ukuran pinggang mereka lebih dari 35 inch (89 cm)

Angka ini bervariasi di antara kelompok-kelompok etnis. Tanyakan pada dokter anda mengenai ukuran pinggang yang sehat untuk anda.


2.     Olahraga secara teratur


Olahraga aerobik teratur dapat menurunkan tekanan darah sekitar 5 hingga 8 mm Hg. Penting untuk tetap berolahraga untuk menjaga tekanan darah anda dari peningkatan kembali. Sebagai tujuan umum, targetkan setidaknya 30 menit aktivitas fisik sedang setiap hari.

Olahraga juga dapat membantu menjaga tekanan darah yang sedikit lebih tinggi dari normal agar tidak berkembang menjadi tekanan darah tinggi, yang juga disebut hipertensi. Bagi yang menderita hipertensi, aktivitas fisik rutin dapat menurunkan tekanan darah ke tingkat yang aman.

Beberapa contoh olahraga aerobik yang dapat membantu menurunkan tekanan darah meliputi berjalan kaki, berlari kecil (jogging), bersepeda, berenang, dan menari. Jenis olahraga lainnya yang dapat membantu adalah sesi latihan intensitas tinggi yang singkat. Jenis latihan ini meliputi gabungan periode singkat dari aktivitas intens diselingi dengan aktivitas yang lebih ringan.

Latihan kekuatan juga dapat membantu menurunkan tekanan darah. Targetkan untuk melibatkan latihan kekuatan paling tidak dua hari seminggu. Bicarakan dengan tenaga kesehatan profesional untuk menyiapkan program olahraga untuk anda.


3.     Mengonsumsi makanan yang sehat


Kalium dalam makanan dapat menurunkan efek garam meja dan natrium pada tekanan darah. Para pembuat makanan sering menambahkan natrium pada makanan olahan untuk membuat rasanya asin. Targetkan untuk konsumsi kalium 3500 hingga 5000 miligram per hari. Hal tersebut dapat menurunkan tekanan darah 4 hingga 5 mm Hg. Tanyakan pada tenaga medis profesional anda berapa banyak kalium yang harus anda konsumsi.


4.     Kurangi garam dan natrium dalam makanan anda

Bahkan mengurangi sedikit natrium dalam makanan dapat meningkatkan kesehatan jantung dan tekanan darah. Efek natrium terhadap tekanan darah bervariasi pada setiap kelompok manusia. Umumnya, batasi natrium hingga 2300 mg atau kurang per hari. Namun, bagi sebagian besar orang dewasa, baiknya membatasi natrium hingga 1500 mg atau kurang per hari. Melakukan hal tersebut dapat menurunkan tekanan darah tinggi sekitar 5 hingga 6 mm Hg.
 
Untuk menurunkan natrium dalam makanan:
        ·   Baca label kemasan makanan. Pilihlah versi makanan dan minuman yang rendah natrium.
        ·   Konsumsi lebih sedikit makanan olahan. Hanya sedikit natrium yang terkandung secara alami dalam makanan. Sebagian besar natrium ditambahkan ke dalam makanan selama pengolahan.
        ·    Jangan tambahkan garam meja. Gunakan bumbu atau rempah-rempah untuk menambah rasa pada makanan.
        ·    Memasak. Memasak membiarkan anda mengendalikan jumlah natrium yang ditambahkan ke dalam makanan.
 

5.     Batasi alkohol

Batasi konsumsi alkohol hingga kurang dari satu gelas per hari untuk wanita atau dua gelas per hari untuk pria dapat membantu menurunkan tekanan darah sekitar 4 mm Hg. Satu gelas sama dengan 12 ons bir, 5 ons wine atau 1,5 ons 80-proof liquor. Namun, meminum terlalu banyak alkohol dapat meningkatkan tekanan darah secara signifikan Hal ini juga dapat membuat obat tekanan darah menjadi kurang efektif.


6.     Berhenti merokok


Merokok dapat meningkatkan tekanan darah. Berhenti merokok dapat membantu menurunkan tekanan darah. Hal ini juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, mungkin membuat umur lebih panjang.


7.     Dapatkan tidur malam yang nyenyak


Mendapatkan waktu tidur kurang dari tujuh jam selama berminggu-minggu dapat menyebabkan hipertensi. Kondisi yang dapat mengganggu tidur termasuk apnea tidur, sindrom kaki gelisah dan sulit tidur secara umum, yang disebut insomnia.

Orang dewasa harus menargetkan untuk mendapatkan waktu tidur 7 hingga 9 jam setiap malam. Beri tahu tenaga medis profesional anda jika anda sering mengalami masalah tidur. Mencari dan mengatasi penyebabnya dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Namun, jika anda tidak mengalami apnea tidur atau sindrom kaki gelisah, ikuti cara sederhana ini untuk mendapatkan tidur yang lebih nyenyak.
     ·     Patuhi jadwal tidur. Pergi tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari. Berusahalah untuk mempertahankan jadwal yang sama pada malam hari kerja dan akhir
     ·     Menciptakan ruang yang tenang. Artinya menjaga agar ruang tidur tetap sejuk, hening, dan gelap. Lakukan sesuatu yang menenangkan satu jam sebelum tidur. Hal tersebut mungkin termasuk mandi dengan air hangat atau melakukan olahraga relaksasi. Matikan atau redupkan cahaya yang terang seperti TV, handphone                    atau layar komputer.
     ·     Perhatikan apa yang anda makan dan minum. Jangan tidur dalam keadaan lapar atau terlalu kenyang. Berusahalah untuk tidak makan banyak menjelang tidur. Batasi atau hindari nikotin, kafein dan alkohol mejelang tidur.
     ·    Batasi tidur siang. Bagi mereka yang menganggap tidur siang bermanfaat, batasi tidur siang hingga 30 menit dan lakukan lebih awal. Anda mungkin dapat tidur lebih baik di malam hari.
 

8.    Kurangi stres

Stres jangka panjang dapat berperan dalam tekanan darah tinggi. Penelitian lebih lanjut diperlukan terhadap efek dari teknik menurunkan stres untuk menemukan apakah teknik tersebut dapat menurunkan tekanan darah.

Namun, tidak ada salahnya untuk mencari tahu apa penyebab stres, seperti pekerjaan, keluarga, keuangan atau penyakit. Saat anda tahu penyebab stres yang anda alami, anda dapat menemukan cara untuk mengatasinya. Cobalah cara berikut ini:
     ·      Jangan mencoba untuk melakukan berlebihan. Rencanakan hari anda dan fokus pada tugas anda yang paling penting. Belajar untuk berkata tidak. Beri waktu yang cukup untuk menyelesaikan apa yang perlu diselesaikan.
     ·      Fokus pada masalah yang dapat anda kendalikan dan buat rencana untuk mengatasinya. Untuk masalah di pekerjaan, bicarakan dengan atasan. Untuk konflik dengan anak atau pasangan anda, cari cara untuk menyelesaikannya.
     ·      Hindari pemicu stres. Misalnya, jika lalu lintas di jam sibuk menyebabkan stres, pergi di jam yang berbeda atau gunakan angkutan umum. Hindari orang yang menjadi penyebab stres jika memungkinkan.
     ·      Luangkan waktu untuk bersantai. Luangkan waktu setiap hari untuk duduk dengan tenang dan ambil napas dalam. Luangkan waktu untuk aktivitas dan hobi yang menyenangkan, seperti berjalan kaki, memasak, dan menjadi sukarelawan.
     ·      Melatih rasa syukur. Tunjukkan pada orang lain bahwa anda merasa bersyukur pada mereka dapat membantu mengurangi stres.


9.     Pantau tekanan darah anda di rumah dan lakukan pemeriksaan rutin

Anda dapat mengukur tekanan darah anda di rumah untuk membantu memastikan bahwa obat-obatan dan perubahan pola hidup anda berhasil.

Pemantau tekanan darah di rumah tersedia dengan luas dan bisa didapatkan tanpa resep. Bicarakan dengan tenaga medis profesional anda tentang pemantauan di rumah sebelum anda memulainya.

Kunjungan rutin dengan tenaga medis profesional juga merupakan kunci mengontrol tekanan darah. Jika tekanan darah anda terkontrol dengan baik, tanyakan pada tenaga medis profesional anda seberapa sering anda perlu memeriksanya. Anda mungkin perlu memeriksanya hanya satu kali sehari atau lebih jarang.


10.   Kontrol kolesterol dan gula darah

Gula darah tinggi dan kadar tinggi kolesterol non-HDL meningkatkan risiko terkena penyakit jantung. Untuk membantu mengendalikan kadar kolesterol dan gula darah, cobalah beberapa kebiasaan yang sama dengan untuk membantu menurunkan tekanan darah. Konsumsi makanan sehat, kurangi berat badan berlebih dan tidak merokok. Ikuti saran tenaga medis profesional tentang bagaimana mengendalikan kadar kolesterol dan gula darah.

Membuat 10 perubahan pola hidup ini adalah perjalanan jangka panjang, dan beberapa hari mungkin terasa sulit. Jadi mintalah dukungan keluarga atau teman saat anda membutuhkannya. Orang yang anda kasihi mungkin mendorong anda untuk menjaga diri sendiri, mendorong anda untuk melakukan pemeriksaan di layanan kesehatan atau memulai program olahraga dengan anda untuk menjaga tekanan darah anda tetap normal.

Jika anda merasa membutuhkan dukungan selain dari keluarga dan teman, pikirkan untuk bergabung dengan kelompok pendukung. Hal ini mungkin menghubungkan anda dengan orang yang dapat meningkatkan semangat anda atau meningkatkan kepercayaan diri anda. Kelompok pendukung juga dapat memberi cara praktis untuk mengatasi kondisi anda.


Kesimpulan

·      Tekanan darah tinggi atau dalam istilah medis disebut hipertensi, adalah kondisi ketika tekanan darah dalam arteri berada di atas batas normal secara terus-menerus.

·      Tekanan darah tinggi biasanya dikontrol dengan konsumsi obat. Namun, ternyata tekanan darah juga dapat dikontrol tanpa konsumsi obat.

·      Kelebihan berat badan dapat menyebabkan gangguan pernapasan saat tidur yang meningkatkan tekanan darah. Dalam hal ini, menurunkan berat badan berlebih dapat membantu 

       dalam menurunkan tekanan darah sekitar 1 mm Hg per kilogram penurunan berat badan.

·      Olahraga aerobik teratur dapat menurunkan tekanan darah sekitar 5 hingga 8 mm Hg. Olahraga yang dapat dilakukan antara lain berjalan kaki, berlari kecil (jogging), bersepeda, 

        berenang, dan menari.

·      Konsumsi makanan yang sehat seperti gandum utuh buah-buahan, sayur-sayuran dan produk susu rendah lemak juga rendah lemak jenuh dan kolesterol dapat menurunkan tekanan 

        darah hingga 11 mm Hg.

·      Masih ada cara mengontrol tekanan darah tinggi tanpa obat lainnya yang dapat anda pelajari. Baca selengkapnya pada artikel di situs web!



Tonton melalui youtube

 

https://keapotek.com

https://keapotek.com/Articles

Source 

Keranjang Anda

Keranjang anda kosong