Jan 14, 2026
|
798
Penyakit Ginjal Kronis
Penyakit Ginjal Kronis, simak penjelasannya!
Pada tahap awal penyakit ginjal kronis, anda
mungkin mengalami beberapa tanda atau gejala. Anda mungkin tidak menyadari
bahwa anda menderita penyakit ginjal hingga kondisinya berlanjut.
Pengobatan penyakit ginjal kronis berfokus pada
memperlambat kerusakan ginjal, biasanya dengan mengendalikan penyebabnya.
Namun, bahkan mengendalikan penyebabnya pun mungkin tidak mencegah kerusakan
ginjal bertambah parah. Penyakit ginjal kronis dapat berkembang ke tahap akhir
gagal ginjal, yang fatal tanpa penyaring buatan (dialisis) atau transplantasi
ginjal.
Gejala
Tanda dan gejala dari penyakit gagal ginjal
terjadi seiring berjalannya waktu jika kerusakan ginjal berkembang dengan
lambat. Kehilangan fungsi ginjal dapat menyebabkan penumpukkan cairan atau
limbah tubuh atau masalah elektrolit. Bergantung pada seberapa parahnya,
kehilangan fungsi ginjal dapat menyebabkan:
· Mual
· Muntah
· Kehilangan
nafsu makan
· Lelah
dan lesu
· Masalah
tidur
· Lebih
banyak atau lebih sedikit buang air kecil
· Kram
otot
· Pembengkakan
kaki dan pergelangan kaki
· Kulit
kering dan gatal
· Tekanan
darah tinggi (hipertensi) yang sulit untuk dikontrol
· Napas
pendek, jika cairan menumpuk di paru-paru
· Nyeri
dada, jika cairan menumpuk di sekitar lapisan jantung
Tanda dan gejala penyakit ginjal sering kali
non-spesifik. Artinya, penyakit ginjal kronis juga dapat disebabkan oleh
penyakit lain. Karena ginjal anda mampu untuk mengganti fungsi yang hilang,
anda mungkin tidak mengalami tanda atau gejala hingga terjadi kerusakan yang
tidak dapat diobati.
Kapan
harus ke Dokter
Buat janji temu dengan dokter anda jika anda
mengalami tanda atau gejala penyakit ginjal. Deteksi dini mungkin membantu
mencegah penyakit ginjal berkembang menjadi gagal ginjal.
Jika anda menderita kondisi medis yang
meningkatkan risiko penyakit ginjal, dokter anda mungkin memantau tekanan darah
dan fungsi ginjal anda dengan tes urin dan darah saat kunjungan. Tanyakan pada
dokter anda kapan tes ini diperlukan untuk anda. Penyakit ginjal kronis terjadi ketika suatu
penyakit atau kondisi merusak fungsi ginjal, menyebabkan kerusakan ginjal
bertambah parah selama beberapa bulan atau tahun
Penyakit dan kondisi yang menyebabkan penyakit
ginjal kronis meliputi:
· Diabetes
tipe 1 dan 2
· Tekanan
darah tinggi
· Penyakit
ginjal polikistik atau penyakit ginjal turunan lainnya
· Obstruksi
saluran kencing berkepanjangan, dari kondisi seperti pembesaran prostat, batu
ginjal dan beberapa kanker
Faktor
Risiko
Faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit
ginjal kronis meliputi:
· Diabetes
· Tekanan
darah tinggi
· Penyakit
jantung (kardiovaskular)
· Merokok
· Obesitas
· Orang
kulit hitam, penduduk asli Amerika atau orang Asia-Amerika
· Riwayat
penyakit ginjal keluarga
· Struktur
ginjal abnormal
· Lanjut
usia
· Sering
menggunakan obat-obatan yang dapat merusak ginjal
Komplikasi
Penyakit ginjal kronis dapat memengaruhi hampir
setiap bagian tubuh. Komplikasi potensial meliputi:
· Retensi
cairan, yang dapat menyebabkan pembengkakan lengan dan kaki, tekanan darah
tinggi, atau cairan di paru-paru (edema paru)
· Kenaikan
yang tiba-tiba dari kadar potassium dalam darah (hiperkalemia), yang dapat
merusak fungsi jantung dan mengancam jiwa.
· Anemia
· Penyakit
jantung
· Tulang
rapuh dan peningkatan risiko patah tulang
· Penurunan
gairah seks, disfungsi ereksi atau berkurangnya kesuburan
· Kerusakan
sistem saraf pusat, yang dapat menyebabkan kesulitan konsentrasi, perubahan
kepribadian atau kejang
· Penurunan
respon imun, yang membuat anda lebih rentan terkena infeksi
· Perikarditis,
peradangan dari membran seperti kantung yang menyelimuti jantung anda
(perikardium)
· Komplikasi
kehamilan yang memberi risiko pada ibu dan janin yang sedang berkembang
· Kerusakan
ginjal yang tidak bisa diperbaiki (penyakit ginjal stadium akhir), pada
akhirnya memerlukan dialisis atau transplantasi ginjal untuk kelangsungan
hidup.
Pencegahan
Untuk mengurangi risiko terkena penyakit
ginjal:
· Ikuti
instruksi penggunaan obat-obatan yang dijual bebas. Saat menggunakan pereda nyeri tanpa resep,
seperti aspirin, ibuprofen (Advil, Motrin IB, dan lain-lain) dan asetaminofen
(Tylenol, dll), ikuti instruksi yang ada pada kemasan. Mengonsumsi terlalu
banyak pereda nyeri untuk waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan ginjal
· Menjaga
berat badan yang sehat. Jika
anda dalam berat badan yang sehat, jaga dengan melakukan aktivitas fisik hampir
setiap hari dalam seminggu. Jika anda perlu untuk menurunkan berat badan,
bicarakan dengan dokter anda mengenai strategi penurunan berat badan yang sehat
· Tidak
merokok. Merokok dapat merusak
ginjal anda dan memperburuk kerusakan ginjal yang ada. Jika anda perokok,
bicarakan dengan dokter anda mengenai strategi berhenti merokok. Kelompok
pendukung, konseling, dan obat-obatan semua dapat membantu anda untuk berhenti
merokok.
· Kelola
kondisi medis anda dengan bantuan dokter. Jika anda menderita penyakit atau kondisi yang meningkatkan risiko
penyakit ginjal, bekerja samalah dengan dokter anda untuk mengendalikannya.
Tanyakan pada dokter anda mengenai tes untuk mencari tanda-tanda kerusakan
ginjal.
Diagnosis
Sebagai langkah pertama menuju ke diagnosis
penyakit ginjal, dokter anda akan berdiskusi mengenai riwayat pribadi dan
keluarga dengan anda. Dokter anda mungkin akan menanyakan apakah anda telah
didiagnosis tekanan darah tinggi, apakah anda telah mengonsumsi obat-obatan
yang mungkin memengaruhi fungsi ginjal, apakah anda telah memerhatikan adanya
perubahan pada kebiasaan buang air kecil dan apakah anda memiliki anggota
keluarga yang menderita penyakit ginjal.
Selanjutnya, dokter anda melakukan pemeriksaan
fisik, memeriksa tanda-tanda masalah pada jantung atau pembuluh darah, dan
melakukan pemeriksaan neurologis.
Untuk diagnosis penyakit ginjal, anda juga
mungkin memerlukan tes dan prosedur tertentu untuk menentukkan seberapa parah
penyakit ginjal anda (stadium). Tes tersebut mungkin meliputi:
· Tes
darah. Tes fungsi ginjal untuk
mengetahui kadar produk limbah, seperti kreatinin dan urea di dalam darah anda
· Tes urin. Menganalisis sampel urin anda dapat menyatakan
kelainan yang menunjukkan adanya gagal ginjal kronis dan membantu
mengidentifikasi penyebab penyakit ginjal kronis
· Tes
pencitraan. Dokter anda mungkin
menggunakan USG untuk menilai ukuran dan struktur ginjal anda. Tes pencitraan
lainnya mungkin digunakan di beberapa kasus.
· Mengambil
sampel jaringan ginjal untuk diperiksa. Dokter anda mungkin merekomendasikan biopsi ginjal, yang melibatkan
pengambilan sampel jaringan ginjal. Biopsi ginjal sering dilakukan dengan
anestesi lokal menggunakan jarum tipis dan panjang yang dimasukkan melalui
kulit ke dalam ginjal.
Sampel biopsi dikirim ke laboratorium untuk diperiksa
dan membantu menentukkan apa penyebab dari masalah ginjal anda.
Pengobatan
Tergantung pada penyebabnya, beberapa tipe
penyakit ginjal dapat diobati. Namun, sering kali penyakit ginjal kronis tidak
dapat disembuhkan.
Pengobatan biasanya terdiri atas tindakan untuk
membantu mengontrol tanda dan gejala, mengurangi komplikasi, dan memperlambat
perkembangan penyakit. Jika ginjal anda menjadi rusak parah, anda mungkin
memerlukan pengobatan untuk penyakit ginjal stadium akhir.
Mengobati penyebabnya
Dokter anda akan bekerja untuk memperlambat
atau mengontrol penyebab dari penyakit ginjal anda. pilihan pengobatan
bervariasi bergantung pada penyebabnya. Namun, kerusakan ginjal dapat terus
memburuk bahkan saat kondisi yang mendasarinya, seperti diabetes mellitus atau
tekanan darah tinggi, sudah dikontrol.
Pengobatan komplikasi
Komplikasi penyakit ginjal dapat dikontrol
untuk membuat anda lebih nyaman. Pengobatan mungkin termasuk:
· Obat-obatan
tekanan darah tinggi. Penderita
penyakit ginjal dapat mengalami tekanan darah tinggi yang memburuk. Dokter anda
mungkin merekomendasikan obat-obatan untuk menurunkan tenakan darah anda,
umumnya penghambat Angiotensin Converting Enzyme (ACE) atau penghambat
reseptor Angiotensin II dan untuk memelihara fungsi ginjal.
Obat tekanan darah tinggi awalnya dapat
mengurangi fungsi ginjal dan merubah kadar elektrolit, sehingga anda mungkin
perlu sering melakukan tes darah untuk memantau kondisi anda. Dokter anda juga
mungkin merekomendasikan water pills (diuretik) dan makanan rendah
garam.
· Obat-obatan
untuk meredakan pembengkakan. Penderita
penyakit ginjal kronis sering menahan cairan. Hal ini dapat menyebabkan pembengkakan
pada kaki maupun tekanan darah tinggi. Obat-obatan yang disebut sebagai
diuretik dapat membantu menjaga keseimbangan cairan di dalam tubuh
· Obat-obatan
untuk anemia. Suplemen hormon
erythropoietin, terkadang yang ditambahkan zat besi, membantu memproduksi lebih
sel darah merah. Hal ini mungkin meredakan kelelahan dan lesu karena anemia.
· Obat-obatan
untuk menjaga tulang anda.
Suplemen kalsium dan vitamin D dapat membantu mencegah kerapuhan tulang dan
menurunkan risiko patah tulang. Anda juga mungkin mengonsumsi obat-obatan yang
dikenal sebagai pengikat fosfat untuk menurunkan jumlah fosfat dalam darah anda
dan memelihara pembuluh darah dari kerusakan oleh pengendapan kalsium
(kalsifikasi).
· Makanan
rendah protein untuk mengurangi produk limbah dalam darah. Saat tubuh anda mencerna protein dari
makanan, tubuh menghasilkan produk limbah yang harus disaring oleh ginjal dari
darah anda. Untuk mengurangi pekerjaan yang harus dikerjakan ginjal anda,
dokter mungkin merekomendasikan untuk mengonsumsi makanan rendah protein. Ahli gizi
terdaftar dapat memberi cara untuk menurunkan asupan protein anda sambil tetap
mengonsumsi makanan sehat.
Dokter mungkin merekomendasikan pemeriksaan
lanjutan rutin untuk melihat apakah penyakit ginjal anda tetap stabil atau
berkembang.
Pengobatan untuk penyakit
ginjal stadium akhir
Jika ginjal anda tidak dapat menangani limbah
dan pembersihan cairan sendiri dan anda mengalami gagal ginjal total atau
hampir total, anda mengalami penyakit ginjal stadium akhir. Di titik ini anda
memerlukan dialisis atau transplantasi ginjal.
· Dialisis. Dialisis buatan menghilangkan produk limbah
dan kelebihan cairan dari darah anda saat ginjal anda tidak lagi dapat
melakukannya. Pada hemodialisis, mesin menyaring limbah dan kelebihan cairan
dari darah anda.
Pada dialisis peritonial, tabung tipis
dimasukkan ke dalam perut mengisi rongga perut anda dengan larutan dialisis
yang menyerap limbah dan kelebihan cairan. Setelah beberapa saat, larutan
dialisis terkuras dari tubuh anda, membawa serta limbahnya. · Transplantasi
ginjal. Transplantasi ginjal
meliputi menempatkan ginjal yang sehat dari pendonor ke dalam tubuh anda
melalui pembedahan. Transplantasi ginjal dapat berasal dari pendonor hidup atau
yang meninggal.
Setelah transplantasi, anda akan membutuhkan
konsumsi obat-obatan selama hidup anda untuk menjaga tubuh anda menolak organ
tubuh baru tersebut. Anda tidak perlu menjalani dialisis untuk menjalani
transplantasi ginjal. Bagi sebagian orang yang memilih untuk tidak
menjalani dialisis atau transplantasi ginjal, opsi ketiga adalah mengobati
gagal ginjal dengan tindakan konservatif. Tindakan konservatif kemungkinan akan
mencakup pengelolaan gejala, perencanaan perawatan lanjutan dan perawatan untuk
membuat anda merasa nyaman (perawatan paliatif).
Gaya
hidup dan pengobatan rumahan
Sebagai bagian dari pengobatan penyakit ginjal
kronis anda, dokter mungkin merekomendasikan makanan khusus untuk membantu
ginjal anda dan membatasi pekerjaan yang harus dilakukan ginjal. Mintalah
rujukan ke ahli gizi terdaftar dari dokter anda yang dapat menganalisis makanan
anda dan menyarankan cara-cara agar makanan anda lebih aman bagi ginjal.
Tergantung pada situasi, fungsi ginjal dan
kesehatan anda secara keseluruhan, rekomendasi makanan mungkin meliputi berikut
ini:
· Hindari
produk dengan tambahan garam. Kurangi
jumlah sodium yang anda makan setiap harinya dengan menghindari produk dengan
tambahan garam, termasuk makanan ringan, seperti makan malam beku, sup kaleng
dan makanan cepat saji. Makanan lainnya dengan tambahan garam termasuk makanan
ringan yang asin, sayuran kaleng, dan daging olahan dan keju.
· Pilihlah
makanan rendah potassium. Makanan
potassium tinggi meliputi pisang, jeruk, kentang, bayam, dan tomat. Contoh dari
makanan rendah potassium yaitu apel, kubis, wortel, kacang hijau, anggur dan
stroberi. Perlu diketahui, banyak pengganti garam yang mengandung potassium,
jadi biasanya anda harus menghindarinya jika anda menderita gagal ginjal.
· Batasi
jumlah konsumsi protein anda. Ahli gizi
anda akan memperkirakan seberapa banyak protein yang anda perlukan setiap
harinya dan membuat rekomendasi berdasarkan jumlah tersebut. Makanan tinggi
protein termasuk daging tanpa lemak, telur, susu, keju, dan kacang-kacangan.
Makanan rendah protein termasuk sayuran, buah-buahan, roti, dan sereal.
Penanganan
dan Dukungan
Menerima diagnosis penyakit ginjal kronis bisa membuat
khawatir. Untuk membantu mengatasi perasaan anda, pertimbangkan:
· Berhubungan
dengan orang lain yang menderita penyakit ginjal. Mereka dapat mengerti apa yang anda rasakan dan
memberi dukungan khusus. Tanyakan pada dokter anda tentang kelompok pendukung
di daerah anda. Atau hubungi organisasi seperti American Association of
Kidney Patients, National Kidney Foundation atau American Kidney
Fund untuk kelompok di daerah anda.
· Menjaga
rutinitas biasa anda, bila memungkinkan. Cobalah untuk tetap melakukan aktivitas yang anda sukai dan terus
bekerja, jika kondisi anda memungkinkan. Hal ini dapat membantu anda mengatasi
perasaan sedih atau kerugian yang mungkin anda alami.
· Beraktivitas
hampir setiap hari dalam seminggu. Dengan
saran dokter anda, targetkan setidaknya 30 menit untuk beraktivitas fisik
hampir setiap hari dalam seminggu. Hal ini dapat membantu anda mengatasi
kelelahan dan stres.
· Berbicara
dengan seseorang yang anda percaya. Anda
mungkin memiliki teman atau anggota keluarga pendengar yang baik. Atau mungkin
anda merasa terbantu untuk berbicara dengan pemimpin agama atau orang lain yang
anda percaya. Mintalah rujukan ke pekerja sosial atau konselor dari dokter
anda.
Persiapan
untuk Janji Temu Anda
Anda mungkin akan mulai untuk menemui dokter
perawatan primer anda. Jika tes laboratorium anda menyatakan bahwa anda
mengalami kerusakan ginjal, anda mungkin dirujuk ke dokter spesialis masalah
ginjal (ahli nefrologi).
Apa yang dapat anda lakukan
Untuk bersiap-siap untuk janji temu anda,
tanyakan apabila ada hal-hal yang perlu anda lakukan sebelumnya, seperti membatasi
makanan anda. Kemudian buatlah daftar dari:
· Gejala
anda, termasuk setiap yang tampaknya
tidak berhubungan dengan fungsi ginjal atau saluran kencing, dan kapan hal itu dimulai.
· Semua
obat-obatan anda, vitamin
atau suplemen lain yang anda konsumsi, termasuk dosisnya
· Kondisi
medis lain yang anda alami dan kerabat
dengan penyakit ginjal
· Pertanyaan
untuk ditanyakan
mengenai kondisi anda
Ajaklah anggota keluarga atau teman, jika
memungkinkan, untuk membantu anda mengingat informasi yang anda dapatkan. Atau
gunakan perekam selama kunjungan anda.
Untuk penyakit ginjal kronis, beberapa
pertanyaan dasar untuk ditanyakan meliputi:
· Berapa
tingkat kerusakan ginjal saya?
· Apakah
fungsi ginjal saya memburuk?
· Apakah
saya perlu tes lebih lanjut?
· Apa penyebab
dari kondisi saya?
· Apakah
kerusakan ginjal saya bisa disembuhkan?
· Apa
pilihan pengobatan untuk saya?
· Apa efek
samping potensial dari setiap pengobatan?
· Saya
mengalami kondisi kesehatan lain. Bagaimana cara terbaik untuk mengelola
keduanya bersama-sama?
· Apakah
saya perlu untuk memakan makanan khusus?
· Dapatkah
anda merujuk saya ke ahli gizi yang dapat membantu saya merencanakan makanan
saya?
· Adakah
brosur atau bahan cetak lain yang dapat saya miliki? Apa situs web yang anda
rekomendasikan?
· Seberapa
sering saya perlu menjalani tes fungsi ginjal?
Jangan ragu untuk bertanya pertanyaan lain saat
muncul dalam pikiran anda.
Apa yang
diharapkan dari dokter anda
Dokter anda mungkin menanyakan pertanyaan pada
anda, seperti:
· Sudah
berapa lama anda mengalami gejala tersebut?
· Apakah
anda telah didiagnosa atau dirawat karena tekanan darah tinggi?
· Pernahkah
anda memerhatikan adanya perubahan pada kebiasaan buang air kecil anda?