Mohon tunggu...
Siladex Mucolytic & Expectorant merupakan obat yang digunakan sebagai mukolitik dan ekspektoran untuk meredakan batuk berdahak dan mempermudah pengeluaran dahak. Obat ini mengandung guaiafenesin yang bekerja dengan mengencerkan dahak pada saluran napas sehingga mempermudah pengeluaran dahak dan Bromhexine HCl yang bekerja dengan mengencerkan sekret saluran pernapasan dengan jalan mengurangi atau menghilangkan serat-serat mukoprotein dan mukopolisakarida yang terdapat pada sputum atau dahak sehingga lebih mudah dikeluarkan.
Sebagai mukolitik dan ekspektoran untuk meredakan batuk berdahak dan mempermudah pengeluaran dahak
Dosis dewasa dan anak di atas 12 tahun: 3 kali sehari 2 sendok takar (10 mL). Dosis anak 6-12 tahun: 3 kali sehari 1 sendok takar (5 mL). Aturan pakai: Dikonsumsi sesudah makan.
Tidak digunakan pada penderita hipersensitif terhadap Bromhexine HCl, Guaiafenesin atau komponen lain dalam obat ini.
Mual, diare, rasa penuh di perut, vertigo, berkeringat lebih banyak, dan ruam kulit.
Pemberian bersamaan dengan antibiotika (amoksisilin, sefuroksim, doksisiklin) akan meningkatkan konsentrasi antibiotik.
Sampaikan pada dokter atau apoteker jika memiliki riwayat alergi
terhadap salah satu kandungan Siladex Mucolytic & Expectorant. Hentikan penggunaan jika terjadi reaksi alergi. Jika batuk tidak berkurang atau bertambah
berat setelah 3 hari segera hubungi dokter.
Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan obat ini pada ibu hamil dan menyusui.
Asetilsistein adalah obat mukolitik (obat yang berfungsi untuk menghancurkan atau mengencerkan lendir/dahak). Obat ini biasanya diberikan dengan cara dihirup (inhalasi), tetapi di rumah sakit juga bisa diberikan dengan cara lain.