Mohon tunggu...
Amlodipine Besilate 10 mg merupakan obat antihipertensi Calcium Channel
Blockers (CCB) yang digunakan sebagai pengobatan lini pertama hipertensi
dan dapat digunakan sebagai agen tunggal untuk mengontrol tekanan darah
pada sebagian besar pasien. Obat ini juga dapat digunakan untuk
meredakan nyeri dada atau angina, untuk mencegah stroke dan serangan
jantung.
Pengobatan hipertensi dan dapat digunakan sebagai bahan tunggal untuk
mengontrol tekanan darah. Amlodipine dapat digunakan sendiri sebagai
monoterapi atau dikombinasikan dengan obat-obat anti angina lainnya.
Dosis dewasa untuk hipertensi dan angina: Dosis awal 1 kali sehari 5 mg, dapat ditingkatkan hingga dosis maksimal 10 mg. Dosis anak (6-17 tahun): Dosis awal 1 kali sehari 2,5 mg, dapat ditingkatkan menjadi 5 mg sekali sehari. Dosis lansia: Dosis awal 2,5 mg 1 kali sehari Aturan Pakai: Diberikan sesudah makan.
Tidak digunakan pada penderita hipersensitivitas terhadap Amlodipine
besilate. Hati-hati penggunaan pada penderita gagal jantung, gangguan
fungsi hati, kehamilan dan ibu menyusui.
Sakit kepala, edema, lelah, mengantuk, mual, sakit perut, flushing, jantung berdebar, dan pusing.
Amlodipine aman diberikan bersamaan dengan diuretik thiazide, α-blocker,
β-blocker, inhibitor angiotensin-converting enzyme, long-acting nitrat,
nitroglycerine sublingual, obat-obat antiinflamasi non-steroid,
antibiotika, dan obat hipoglikemik oral.
Sampaikan pada dokter atau apoteker jika memiliki riwayat alergi
terhadap Amlodipine besilate. Hentikan penggunaan jika terjadi reaksi
alergi. Penggunaan harus sesuai dengan dosis yang dianjurkan dokter.
Penggunaan pada Kehamilan (Kategori C): Penggunaan obat ini pada
ibu hamil harus digunakan dengan hati-hati apabila besarnya manfaat yang
diperoleh melebihi besarnya risiko terhadap janin. Konsultasikan
terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini. Penggunaan pada Ibu Menyusui: Data
yang terbatas melaporkan bahwa Amlodipine dapat terserap ke dalam
ASI. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi
obat ini.
Hipertensi, atau tekanan darah tinggi, adalah kondisi ketika tekanan darah terhadap dinding arteri terlalu tinggi
Nyeri dada adalah rasa sakit atau ketidaknyamanan yang muncul di area dada dan dapat menyebar ke bagian tubuh atas lainnya, seperti lengan, leher, atau rahang.
Amlodipine adalah obat umum yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi (hipertensi). Faktanya, ini sering menjadi salah satu pilihan obat pilihan pertama untuk kondisi tersebut
CANDESARTAN digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi dan gagal jantung. Obat ini bekerja dengan melemaskan pembuluh darah, sehingga mengurangi beban kerja jantung. Obat ini termasuk dalam kelompok obat yang disebut ARB
CANDESARTAN digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi dan gagal jantung. Obat ini bekerja dengan melemaskan pembuluh darah, sehingga mengurangi beban kerja jantung. Obat ini termasuk dalam kelompok obat yang disebut ARB
Nifedipine adalah obat penghambat saluran kalsium (calcium channel blocker) yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi dan nyeri dada (angina).
Nifedipine adalah obat penghambat saluran kalsium (calcium channel blocker) yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi dan nyeri dada (angina).
Nifedipine adalah obat penghambat saluran kalsium (calcium channel blocker) yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi dan nyeri dada (angina).
Makanan tinggi kolesterol adalah makanan yang mengandung lemak jenuh sangat tinggi, yang meningkatkan kadar kolesterol.
Orang-orang “Mencuci” Darah Mereka untuk Melawan Penuaan. Apakah itu Berhasil?
10 Cara untuk Mengontrol Tekanan Darah Tinggi tanpa Obat