Mohon tunggu...
Sanadryl Expectorant Sirup mengandung Difenhidramin HCl, Amonium klorida, Kalium sulfaguaiakolat, Natrium sitrat, dan Menthol. Obat ini digunakan untuk meredakan batuk berdahak yang disebabkan oleh reaksi alergi. Penggunaan obat ini harus sesuai dengan petunjuk dokter
Meredakan batuk produktif yang disebabkan reaksi alergi
Dosis Anak-anak 6-12 tahun: 5 mL, 3-4 kali sehari. Dosis Dewasa: 10 mL, 3-4 kali sehari. Atau menurut petunjuk dokter. Aturan pakai: Dapat diberikan bersama atau tanpa makanan.
Kontraindikasi: Hindari penggunaan Sanadryl Expectorant pada pasien hipersensitif terhadap kandungan dalam produk. Perhatian: Penyakit hati, asma, glaukoma, MAOI, dapat memengaruhi kemampuan mengemudi, hamil dan laktasi
Mengantuk, pusing, gangguan koordinasi, sekresi saluran nafas mengental, pusing, mulut kering, dalam dosis besar dapat menyebabkan kejang epileptiform
Dapat meningkatkan efek obat penekan Sistem Saraf Pusat (SSP) lainnya. Lama kerja obat dapat diperpanjang oleh MAOI (Monoamine Oxidase Inhibitor)
Sebelum dan selama menggunakan obat ini, harap perhatikan hal-hal berikut: Sampaikan pada dokter atau apoteker jika pernah mengalami reaksi alergi saat mengonsumsi obat. Hentikan penggunaan dan kunjungi dokter jika terjadi tanda-tanda alergi.
Penggunaan pada ibu hamil: Sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter. Penggunaan pada Ibu Hamil Hanya dianjurkan jika benar-benar dibutuhkan dan manfaatnya lebih besar dari pada risikonya. Penggunaan pada Ibu Menyusui: Tidak dianjurkan digunakan pada ibu menyusui karena Difenhidramin HCl dapat memengaruhi produksi ASI, terutama dosis tinggi yang diberikan pada awal masa nifas dan/atau bila digunakan bersamaan dengan obat simpatomimetik.
Anak batuk (usia diatas 1 tahun)
Batuk Berdahak
Obat Batuk Anak
Obat Batuk (Dewasa)
Halo, sanadryl ini bikin ngantuk tapi saya perlu minum 3 kali sehari karena sesuai saran apoteker di apotek kemarin. Bisa tidak ya diminum pada jam 6 sore kemudian jam 9 malam dan jam 12 malam? jadi pagi dan siang tidak perlu minum obat
Kurnia Citra
Hallo kak, tidak disarankan karena jaraknya hanya 3 jam sekali, jadi terlalu rapat. Ini tidak aman, karena bisa meningkatkan risiko efek samping. Obat yang diresepkan dengan aturan minum 3x idealnya diminum setiap 8 jam sekali.
Asetilsistein adalah obat mukolitik (obat yang berfungsi untuk menghancurkan atau mengencerkan lendir/dahak). Obat ini biasanya diberikan dengan cara dihirup (inhalasi), tetapi di rumah sakit juga bisa diberikan dengan cara lain.