Please wait...
Bisolvon tablet mengandung Bromhexine HCl 8 mg yang berkhasiat sebagai mukolitik atau meredakan batuk berdahak.
Sekretolitik (mukolitik) dan ekspektoran untuk meredakan batuk berdahak dan mempermudah pengeluaran dahak.
Dosis dewasa dan anak >12 tahun: 3 kali sehari 1 tablet. Dapat ditingkatkan hingga 2 tablet, sehari 3 kali pada 7 hari pertama. Dosis anak 6-11 tahun: 3 kali sehari 0,5-1 tablet. Maksimal: sehari 24 mg. Dosis anak 2-5 tahun: 3 kali sehari 0,25 tablet atau 2 kali sehari 0,5 tablet. Maksimal: sehari 8 mg. Aturan Pakai: Dapat diberikan bersama atau tanpa makanan.
Tidak digunakan pada penderita hipersensitif terhadap Bromhexine HCl. Hati-hati penggunaan pada pasien yang menderita atau riwayat tukak lambung dan asma, gangguan hati dan ginjal berat, anak-anak, ibu hamil dan menyusui.
Sindrom Stevens-Johnson, nekrolisis epidermal toksik (TEN), pustulosis exanthematosa generalisata akut, diare, mual, muntah, nyeri perut bagian atas, reaksi hipersentivitas, sakit kepala, pusing, ruam, berkeringat, urtikaria, pruritus.
Penggunaan bersamaan dengan antibiotik (seperti ampicilin, erythromycin, amoksisilin, cefuroxime) dapat meningkatkan penetrasi antibiotik tersebut ke dalam sekresi bronkial.
Sampaikan pada dokter jika memiliki riwayat alergi terhadap Bromhexine HCl. Hentikan penggunaan jika terjadi reaksi alergi dan segera dapatkan pertolongan medis jika alergi terus berlanjut.
Penggunaan pada kehamilan (kategori C): Hindari penggunaan pada trimester pertama. Penggunaan pada trimester 2 dan 3 harus hati-hati dan berdasarkan hasil konsultasi dengan dokter. Penggunaan pada ibu menyusui: Aman digunakan karena risiko pada bayi rendah, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini.
Halo kak, kalo penggunaan untuk anak-anak apakah boleh dihancurkan terlebih dahulu tabletnya? karena anak saya usia 7 tahun sulit minum obat tablet.
Kurnia Citra
Halo Kak, untuk Bisolvon tablet boleh dihancurkan terlebih dahulu agar lebih mudah diminum oleh anak yang masih sulit menelan tablet. Namun, setelah dihancurkan, obat bisa dicampur dengan sedikit air lalu pastikan dihabiskan agar dosis obat tetap sesuai. Jika anak sering kesulitan minum tablet, Bisolvon juga tersedia dalam bentuk sirup yang biasanya lebih mudah diberikan.
Asetilsistein adalah obat mukolitik (obat yang berfungsi untuk menghancurkan atau mengencerkan lendir/dahak). Obat ini biasanya diberikan dengan cara dihirup (inhalasi), tetapi di rumah sakit juga bisa diberikan dengan cara lain.