Mohon tunggu...

IMG-LOGO
Jan 16, 2026 | 637

12 Cara Mengecilkan Pori Wajah

12 Cara untuk Mengecilkan Pori-Pori

12 Cara untuk Mengecilkan Pori-Pori


Pori-pori merupakan lubang kecil pada kulit yang terdapat rambut dan kelenjar sebum (minyak). Pori-pori membantu melepaskan sebum, menjaga kelembutan kulit. Pori-pori ada di seluruh tubuh Anda namun paling terlihat di wajah.

Genetik, usia, paparan sinar matahari, etnis, dan produksi sebum memengaruhi ukuran pori-pori wajah. Seiring bertambahnya usia, jumlah dan ukuran pori-pori Anda cenderung meningkat, membuatnya terlihat lebih besar pada hidung dan pipi.

Anda juga dapat melihat pori yang lebih besar jika Anda rentan terhadap jerawat, yang dapat menyumbat pori-pori Anda dan membuat penampilannya semakin tampak.

Meskipun pori-pori besar bukan merupakan masalah medis, beberapa orang mungkin tidak menyukai penampilannya dan ingin untuk mengecilkannya.

Hal yang memungkinkan untuk mengecilkan pori-pori besar dengan perawatan kulit yang dijual bebas atau perawatan kulit dengan resep dokter serta perawatan kulit yang dilakukan di klinik seperti perawatan laser resurfacing atau perawatan radiofrekuensi. 


1.     Gunakan Produk yang Tidak Menyumbat Pori-pori


Jika Anda menggunakan makeup atau produk perawatan kulit, pilih produk yang dilabeli “non-comedogenic”. Label ini menunjukkan produk diformulasikan dengan bahan-bahan yang tidak akan menyumbat pori-pori Anda. Saat pori-pori Anda bersih, maka pori-pori cenderung lebih tidak terlihat.

Label lain yang memiliki arti sama yaitu “bebas minyak” dan “tidak menyumbat pori”.


2.     Merawat Jerawat


Merawat jerawat dapat mengurangi terlihatnya pori-pori. Untuk membersihkan jerawat, gunakan pembersih yang mengandung asam salisilat (salicylic acid), yang dapat membantu membersihkan sumbatan pori-pori.

Beberapa orang merasa asam salisilat terlalu kering atau mengiritasi wajah. Bagi yang mengalami iritasi harus menggunakan secara bergantian antara pembersih yang lembut dan non-comedogenic pada pagi hari dan pembersih asam salisilat pada malam hari.

Anda juga mungkin dapat mencoba perawatan kulit untuk mengatasi jerawat dengan kandungan seperti benzoyl peroxide, sulfur, resorcinol atau adapalene. Meskipun tidak memungkinkan untuk mengecilkan pori-pori semalaman, perawatan yang dijual bebas dengan bahan-bahan tersebut dapat membantu mengatasi jerawat dan mengurangi ukuran pori dalam 6-8 minggu.


3.     Menggunakan Tabir Surya


Perlindungan dari matahari merupakan kunci untuk melindungi kulit Anda dari sinar ultraviolet (UV) yang merusak. Saat kulit mengalami penurunan kekencangan, pori-pori menjadi lebih terlihat. Sinar matahari yang merusak menyebabkan penurunan tingkat kekencangan seiring waktu, maka dari itu menggunakan tabir surya dapat membantu mencegah atau memperlambat efek penuaan yang disebabkan oleh sinar matahari.

Sebelum pergi keluar ruangan, oleskan tabir surya berspektrum luas dengan SPF 30 atau lebih tinggi pada wajah dan tubuh Anda. Gunakan tabir surya setiap hari, baik saat cuaca cerah maupun tidak.


4.     Gunakan Retinoid


Retinoid merupakan senyawa turunan vitamin A yang membantu mengatasi jerawat dan mencegah penyumbatan pori-pori. Karena kedua efek tersebut, retinoid dapat membantu mengurangi tampilan dan ukuran pori-pori.

Terdapat berbagai jenis retinoid, termasuk produk perawatan kulit yang dijual bebas mengandung retinol dan adapalene, yang diaplikasikan langsung ke kulit. Ada juga retinoid yang diresepkan, seperti Accutane (isotretinoin), suatu obat oral yang merawat bekas jerawat dan mengurangi ukuran pori.

Tazorac (tazarotene) merupakan retinoid resep yang diaplikasikan pada kulit yang juga dapat membantu mengecilkan ukuran pori.

Meskipun retinoid aman digunakan, retinoid dapat menyebabkan kekeringan atau kemerahan pada beberapa orang. Bagi yang sedang hamil, memiliki alergi kulit, atau mengalami kondisi seperti rosacea mungkin harus menghindari retinoid.



5.     Eksfoliasi


Mengeksfoliasi kulit meliputi membersihkan sel kulit mati dengan lembut dari permukaan kulit. Anda dapat menggunakan sikat, spons, atau scrub untuk membantu membersihkan sel tersebut. Eksfoliasi kimia juga dapat dijadikan pilihan. Eksfoliasi kimia menggunakan bahan kimia seperti alpha-hidroxy acid (AHA) atau beta-hydroxy acid (BHA) untuk melarutkan sel kulit mati.

Kuncinya adalah lakukan secara perlahan pada kulit Anda saat eksfoliasi. Oleskan sedikit eksfolian, usap melingkar selama sekitar 30 detik, kemudian bilas dengan air hangat. Jika Anda menggunakan spons atau sikat, lakukan dengan sangat lembut untuk mencegah iritasi.

Eksfoliasi dapat menjadi terlalu keras untuk kulit yang rentan berjerawat, sensitif, dan kering, maka dari itu sebagai gantinya gunakan waslap atau bahan kimia eksfoliator ringan. Jika Anda memiliki kulit yang gelap atau noda hitam, Anda mungkin perlu menghindari eksfoliator kimia yang kuat dan gunakan eksfolian ringan lainnya untuk membantu menurunkan peluang timbulnya bintik hitam dan perubahan warna kulit.


Keapotek:Kecantikan


6.     Bersihkan Wajah Dua Kali Sehari


Untuk membersihkan dan mencegah penyumbatan pori, bersihkan wajah Anda sehari dua kali menggunakan air hangat dan pembersih ringan yang tidak menyumbat pori. Membersihkan wajah Anda juga mengurangi minyak. Lakukan dengan lembut dan jangan digosok. Menggosok dapat menyebabkan inflamasi, membuat pori-pori lebih terlihat.


7.     Lakukan Peeling Kimia


Peeling kimia bekerja pada tingkat epidermis (lapisan terluar kulit) atau dermis (lapisan tengah kulit) untuk meregenerasi sel kulit sehat yang baru, yang memperbaiki penampilan kulit dan pori. Beberapa penelitian menunjukkan peeling kimia dapat menghasilkan penurunan signifikan dari pembesaran pori-pori wajah.

Selama proses peeling kimia, seorang dermatologis (dokter spesialis kulit, rambut, dan kondisi kuku) atau bedah plastik akan mengoleskan peeling pada kulit Anda dan melepaskannya setelah waktu yang diperlukan. Beberapa deep chemical peel memerlukan anestesi umum, sedangkan peeling kimia ringan hingga sedang tidak perlu. Ikuti instruksi perawatan lanjutan dari dermatologis untuk penyembuhan kulit yang optimal.

Anda dapat melihat hasilnya dalam 1-14 hari. Meskipun hasilnya tidak permanen, peeling kimia cenderung memperbaiki penampilan kulit Anda secara signifikan. Potensi efek samping yang mungkin terjadi meliputi penggelapan atau pencerahan kulit sementara dan kemerahan yang bertahan lama. Meskipun jarang, pembentukan bekas luka juga mungkin terjadi.


8.     Perawatan Microdermabrasion


Microdermabrasion merupakan perawatan peremajaan kulit yang dilakukan oleh dermatologis. Microdermabrasion merawat warna kulit yang tidak merata, tekstur kulit yang tidak merata, kerusakan akibat sinar matahari, dan bekas jerawat serta mengurangi ukuran pori-pori yang membesar.

Dokter akan menggunakan sistem penyedot genggam untuk mengaplikasikan serbuk kristal kasar pada kulit Anda, yang dapat mengeksfoliasi dan menghilangkan lapisan atas kulit Anda. Saat kulit sembuh setelah perawatan, terbentuk lapisan kulit baru, memperlihatkan perbaikan tekstur dan kelembutan serta lebih sedikit pori-pori yang terlihat.

Untuk melihat hasilnya, Anda mungkin perlu rangkaian perawatan mingguan selama 4-6 minggu. Hasilnya sementara, dan perawatan lanjutan biasanya diperlukan untuk menjaganya. Namun, dengan perawatan yang tepat, hasilnya akan bertahan lebih lama.

Microdermabrasion aman untuk semua warna kulit, namun penderita rosacea dan pembuluh darah yang tampak pada wajah mungkin perlu menghindari perawatan ini. Setiap orang yang rentan terhadap bekas luka atau yang mengonsumsi isotretinoin oral dalam enam bulan terakhir memiliki risiko lebih tinggi terhadap bekas luka dan mungkin perlu menghindari microdermabrasion.


9.     Coba Perawatan Laser Resurfacing


Penelitian menunjukkan bahwa peremajaan kulit dengan laser (laser resurfacing) merupakan perawatan yang efektif untuk mengecilkan pori-pori, meskipun studi terhadap efikasi jangka panjang dari laser masih terbatas.

Perawatan laser resurfacing meliputi laser abrasif, yang menghilangkan lapisan atas dan tengah kulit untuk mengurangi tanda-tanda kerusakan kulit akibat sinar matahari. Laser non-ablative menyebabkan luka yang terkendali pada kulit untuk meningkatkan produksi kolagen dan elastin, protein penting untuk kesehatan kulit.

Tidak seperti laser ablative, yang menghasilkan hasil yang lebih terlihat, laser non-ablative tidak menghilangkan lapisan atas kulit. Laser ini memiliki efek samping yang lebih sedikit dan memerlukan waktu penyembuhan yang lebih sedikit sebelum Anda melihat hasilnya.

Ada berbagai macam laser yang membantu mengurangi ukuran pori, maka dari itu sebaiknya kunjungi dermatologis atau spesialis bedah plastik yang dapat merekomendasikan laser yang terbaik untuk kulit Anda.

Hasil dari perawatan laser umumnya memerlukan sekitar satu minggu untuk dapat terlihat. Hasil dari laser ablative dapat memakan waktu hingga dua minggu. Efek samping dari laser resurfacing termasuk kemerahan yang sulit hilang, keluarnya cairan, hiperpigmentasi, luka dingin jika sebelumnya Anda pernah mengalaminya, jerawat, pembengkakan, dan kasus bekas luka yang jarang.


10.  Konsumsi Kontrasepsi Oral


Meminum dosis harian dari kontrasepsi oral (pil pengontrol kehamilan) dapat membantu pori-pori tampak lebih kecil dengan membantu mengurangi hormon yang dapat menyebabkan jerawat dan wajah berminyak.

Kontrasepsi oral hanya memerlukan sedikitnya satu siklus (satu bulan) untuk memengaruhi kulit. Efek sampingnya peningkatan risiko gumpalan darah, mual, dan payudara terasa nyeri. Memilih formulasi dengan kandungan dosis hormon yang lebih rendah dapat membatasi atau mencegah efek samping.

Pada beberapa orang, pil kontrasepsi dapat membuat jerawat semakin memburuk, sehingga penting untuk memantau kondisi kulit Anda saat Anda mengonsumsinya. Anda dapat berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan jika kulit Anda tidak membaik atau semakin parah.


11.  Cobalah Radiofrequency


Radiofrequency dapat membantu merawat pori-pori yang membesar tanpa efek sampung serius. Selama perawatan, seorang dermatologis atau ahli bedah plastik menggunakan alat penyedot genggam yang menyalurkan radiasi rendah energi, yang menghasilkan panas pada kulit.

Radiofrequency mengurangi sebum dan meningkatkan produksi kolagen, mengurangi ukuran pori dan membantu mengencangkan kulit yang kendur. Pada sebuah studi terhadap orang dengan pori-pori besar, 83% partisipan melihat pori-pori mereka mengecil sebanyak 50-100%.

Sekali perawatan dapat memberikan hasil yang bertahan hingga satu tahun. Manfaat ini terlihat sekitar satu bulan, karena prosesnya memerlukan waktu untuk kulit Anda memproduksi kolagen.


12.  Cobalah Ultrasound


Ultrasound merupakan perawatan di klinik lainnya yang dapat dilakukan oleh dermatologis atau spesialis bedah plastik. Ultrasound menggunakan panas untuk menargetkan jaringan yang lebih dalam di kulit, sehingga menghasilkan kolagen dan elastin. Ultrasound juga mengecilkan pori-pori dan memperbaiki kulit di sekitar folikel rambut.

Efek samping dari Ultrasound dapat termasuk memar, nyeri, atau kemerahan. Hasilnya dapat terlihat setelah satu kali perawatan, dengan hasil terbaik terlihat dalam 2-6 bulan.


Cara Lain untuk Mendukung Kesehatan Kulit


Ada cara lain untuk menjaga kesehatan kulit dan pori-pori dari mulai kebiasaan gaya hidup hingga tips perawatan diri yang dapat Anda tambahkan ke dalam rutinitas harian Anda. Berikut ini beberapa tips yang dapat dilakukan:


·         Kurangi gula yang dimurnikan dan produk susu dalam makanan Anda: Beberapa penelitian menunjukkan hubungan antara jerawat dan mengonsumsi terlalu banyak gula yang dimurnikan atau produk olahan susu. Namun, hubungan tersebut memicu pro dan kontra serta diperlukan penelitian lebih lanjut.


·         Kelola tingkat stres Anda: Meskipun tidak ada penyebab langsung dari jerawat, stres dapat memperburuk jerawat yang sudah ada. Penelitian juga menunjukkan bahwa tingkat stres yang tinggi dikaitkan dengan jerawat yang lebih parah.


·         Hindari merokok: Perokok lebih cenderung mengalami jerawat dibandingkan dengan bukan perokok, yang dapat memengaruhi pori-pori Anda.


·         Tidur yang cukup: Jerawat dapat memburuk jika Anda tidak mendapatkan tidur yang cukup. Waktu tidur yang ideal adalah selama 7-9 jam setiap malam.


·         Tidak menyentuh jerawat yang sudah ada: Menekan, menggosok, atau mencongkel jerawat dapat menyebabkan timbulnya bekas jerawat, memperlambat waktu penyembuhan, dan infeksi kulit.


Kapan Harus Mengunjungi Penyedia Layanan Kesehatan


Jika Anda tidak melihat pengecilan ukuran pori Anda setelah mencoba perawatan diri dan produk yang dijual bebas selama 6-8 minggu, pertimbangkan untuk mengunjungi dokter spesialis kulit bersertifikasi resmi.

Dokter kulit yang bersertifikasi resmi telah menjalani pelatihan lebih dari 3000 penyakit dan masalah kosmetik yang berhubungan dengan kulit, rambut, dan kuku. Mereka akan mampu untuk memeriksa kulit Anda dan merekomendasikan perawatan terbaik untuk Anda.


Tinjauan Singkat


Biasa terjadi pori-pori menjadi lebih banyak dan lebih besar seiring bertambahnya usia. Jika Anda khawatir tentang tampilan pori-pori Anda, ada banyak cara untuk menguranginya.

Meskipun pori-pori yang membesar tidak akan mengecil secara instan, produk yang dijual bebas, retinoid resep, atau perawatan profesional dapat membantu menguranginya bertahap. Untuk mencegah perbesaran pori, buatlah pilihan gaya hidup yang baik untuk kulit Anda, seperti hindari merokok dan gunakan tabir surya setiap hari.


Tonton melalui youtube


https://keapotek.com

https://keapotek.com/Articles

INSTAGRAM


source

Keranjang Anda

Keranjang anda kosong