Triaminic batuk dan pilek 60 ml merupakan obat dengan varian rasa Berry yang digunakan untuk mengatasi gejala pilek seperti bersin-bersin, hidung tersumbat yang disertai batuk tidak berdahak. Obat ini dapat menyebabkan kantuk, sehingga sebaiknya tidak mengendarai kendaraan bermotor atau menjalankan mesin.
Indikasi Obat
Triaminic batuk & pilek merupakan obat batuk pilek dengan varian rasa Berry untuk meredakan batuk kering dan melegakan hidung tersumbat karena pilek.
Dosis Obat dan Aturan Pakai
PERHATIAN : Pastikan dosis yang Anda gunakan sesuai dengan
intruksi dokter dengan mempertimbangkan keparahan penyakit, usia, berat
badan, dsb. Dosis yang tertera disini adalah dosis umum.
Usia di bawah 6 tahun: atas petunjuk dokter.
Anak-anak 6-12 tahun: 1 sendok takar (5 ml), 3 kali sehari.
Di atas 12 tahun: 2 sendok takar (10 ml), 3 kali sehari.
Aturan Pakai :
Gunakanlah obat ini setelah makan.
Selalu ikuti anjuran dokter atau petunjuk penggunan yang tertera pada kemasan sebelum mulai mengonsumsinya.
Gunakanlah
antara satu dosis lainnya pada jarak jam yang sama, misalkan dua kali
sehari berarti per 12 jam, tiga kali sehari berarti per 8 jam. Oleh
sebab itu, untuk memudahkan usahakan untuk mengonsumsinya pada jam yang
sama setiap hari.
Kontra Indikasi dan Peringatan
Sebelum dan selama menggunakan obat ini, harap perhatikan hal-hal dibawah ini :
Pasien hipersensitif terhadap kandungan dalam obat ini.
Penderita Gangguan jantung, DM, digunakan bersama MAOI.
Peringatan :
Hati-hati penggunaan pada penderita darah tinggi dan usia lanjut.
Bila dalam 3 hari gejala tidak berkurang segera hubungi dokter.
Hentikan penggunaan obat jika jantung berdebar, sulit tidur dan pusing.
Hindari penggunaan Triaminic Batuk & Pilek tanpa persetujuan dokter bila anak mengalami keluhan susah buang air kecil.
Berkonsultasilah dengan dokter sebelum memberikan Triaminic Batuk & Pilek kepada anak jika ia memiliki glaukoma, diabetes, penyakit tiroid, tekanan darah tinggi, penyakit liver, penyakit ginjal, atau penyakit jantung, termasuk aritmia dan gagal jantung.
Pastikan untuk berdiskusi dengan dokter
sebelum memberikan Triaminic Batuk & Pilek kepada anak jika ia
sedang mengalami batuk dengan dahak yang banyak atau batuk kronis.
Bicarakan terlebih dahulu dengan dokter
mengenai penggunaan Triaminic Batuk & Pilek jika anak sedang atau
pernah menderita gangguan pernapasan, seperti asma.
Konsultasikan
mengenai penggunaan Triaminic Batuk & Pilek jika anak sedang
menjalani terapi dengan obat tertentu, termasuk suplemen dan produk
herbal. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi interaksi antarobat.
Beri tahu
dokter bahwa anak baru saja atau sedang mengonsumsi obat ini jika
direncanakan untuk menjalani operasi atau pemeriksaan medis tertentu.
Segera hubungi dokter jika anak mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah mengonsumsi Triaminic Batuk & Pilek.
Efek Samping
Triaminic Batuk & Pilek umumnya ditoleransi baik oleh tubuh. Namun demikian, ada efek samping yang perlu diperhatikan.
Penggunaan
dosis tinggi melebihi anjuran dapat menyebabkan overdosis. Jika terjadi
reaksi berlebihan segera konsultasikan kepada dokter.
Interaksi Obat
Hati-hati saat menggunakan Triaminic Batuk & Pilekdengan obat lain. Interaksi dapat terjadi antara Triaminic Batuk & Pilek dengan obat-obat berikut :
Penurunan efek antihipertensi dari metildopa, penghambat alfa, atau penghambat beta, seperti bisoprolol.
Peningkatan risiko terjadinya hipertensi jika digunakan dengan antidepresan trisiklik , atau stimulan, seperti methylphenidate.
Peningkatan risiko terjadinya aritmia jika digunakan bersama digoxin atau obat antikolinergik.
Peningkatan risiko terjadinya seretonin syndrome jika digunakan bersama antidepresan golongan SSRI atau trisiklik.
Peningkatan risiko terjadinya efek samping dextromethorphan jika digunakan dengan haloperidol atau amiodarone.
Peningkatan risiko terjadinya efek samping pusing, kantuk, dan sulit berkonsentrasi jika digunakan dengan antihistamin atau pereda nyeri opioid.
Pengawasan Klinis
Sebelum dan selama menggunakan obat ini, harap perhatikan hal-hal dibawah ini :
Sampaikan pada dokter atau apoteker Anda jika pernah mengalami reaksi alergi saat mengonsumsi obat.
Hati-hati penggunaan obat ini pada penderita gangguan ginjal.
Hentikan penggunaan dan kunjungi dokter Anda jika terjadi tanda-tanda alergi.
Penggunaan pada ibu hamil sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter.
Penggunaan pada Ibu hamil dan Ibu Menyusui
Penggunaan pada Ibu hamil :
Kategori C:Studi
pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap
janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil. Obat hanya
boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya
risiko terhadap janin.Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Penggunaan pada Ibu menyusui :
Pseudoephedrine dalam Triaminic Batuk
& Pilek bisa mengurangi produksi ASI. Oleh karena itu, obat ini
tidak dianjurkan untuk ibu yang baru mulai menyusui atau ibu menyusui
yang mengalami ASI sedikit atau tidak lancar.