Mohon tunggu...

IMG-LOGO
Jan 02, 2026 | 937

Cara Menghilangkan Hiperpigmentasi Kulit

8 Cara yang Direkomendasikan Dokter untuk Menghilangkan Hiperpigmentasi

Bintik matahari, bekas jerawat, dan bercak coklat besar merupakan tanda-tanda dari hiperpigmentasi kulit. Cobalah cara berikut ini untuk membuat warna kulit lebih merata. Jika bintik hitam pada kulit karena hiperpigmentasi mengganggu anda, satu hal yang pasti: Saat ini, tersedia lebih banyak pilihan untuk menghilangkan perubahan warna kulit yang tidak berbahaya namun mengganggu dibandingkan sebelumnya. 
Hiperpigmentasi mengacu pada setiap bercak di kulit yang terlihat lebih tua dibandingkan warna alami kulit anda karena kulit memproduksi terlalu banyak pigmen melanin coklat. Penyebabnya berkisar dari paparan sinar matahari, peradangan pada melasma hingga kondisi medis tertentu atau bahkan obat-obatan. Liver spots (atau bintik penuaan) dan bintik matahari merupakan contoh dari hiperpigmentasi. 

Di sini, para ahli mempertimbangkan cara terbaik untuk mencegah dan menghilangkan hiperpigmentasi.




1.    Menjaga Kelembapan Kulit untuk Mendorong Pergantian Sel.

Meskipun tujuan utama anda mengurangi hiperpigmentasi adalah mencerahkan bintik hitam, pelembap bebas yang efektif harus mengandung bahan-bahan yang bermanfaat bagi kulit dengan cara lain.

“Selain untuk menangani masalah pigmen, produk yang baik akan mengandung bahan yang melembapkan seperti gliserin atau asam hyaluronat, dan bahkan mungkin retinol untuk mendorong pergantian sel,” ucap Doris J. Day, MD, asisten profesor klinis dermatologi di NYU Medical School di New York City dan penulis Beyond Beautiful: Using the Power of Your Mind and Aesthetic Breakthroughs to Look Naturally Young and Radiant. “Bahan-bahan tambahan tersebut membuat bahan aktif pencerah bekerja dengan lebih efektif.” 

Pelembap yang baik juga dapat mengembalikan lapisan lipid atau lemak pada kulit, membantu sel kulit baru tetap sehat saat mereka muncul ke permukaan menggantikan yang lama, catatan University of Tennessee Medical Center.


2.    Lindungi Kulit Anda dari Sinar Matahari

Cara yang paling efektif untuk mencegah perubahan warna yang diinduksi oleh cahaya matahari adalah dengan rutin mengoleskan tabir surya berspektrum luas dengan faktor perlindungan matahari (SPF) 30 atau lebih tinggi setiap hari, bahkan saat mendung atau sejuk. “Sinar matahari justru membuat pigmen menjadi aktif, membuat bintik hitam menjadi lebih gelap,” ucap Dr. Day. “ Anda harus menggunakan tabir surya setiap hari pada area kulit yang terpapar.” 

SPF hanya mengacu pada perlindungan dari sinar gelombang pendek UVB. Untuk melindungi terhadap sinar gelombang panjang UVA juga, pilihlah tabir surya berspektrum luas. 

Selain itu, AAD merekomendasikan untuk menghindari berada di luar ruangan antara jam 10 pagi hingga 2 siang, saat matahari berada di puncak teriknya. Anda juga dapat menggunakan topi bertepi lebar untuk melindungi kepala, wajah, telinga dan leher anda.


3.    Jauhkan Tangan Anda dari Menyentuh Gigitan Serangga, Komedo, dan Luka Lainnya.

Meskipun mungkin tergoda untuk menggaruk gigitan nyamuk atau memencet komedo membandel, ingatlah peringatan dari ibu anda “Jangan dipencet!” dan ikuti nasihat itu. 

“Menggaruk dan memencet sebuah bintik hanya justru akan meningkatkan peradangan yang menjadi penyebab dalam perubahan warna kulit,” ucap Jeanine Downie, MD, seorang dokter kulit dan direktur Image Dermatology di Montclair, New Jersey, “Makin sering anda mengusiknya saat ini, semakin terlihat buruk nanti,”


4.    Cobalah Pilihan Produk Pemutih yang Dijual Bebas

Semakin cepat anda merawat hiperpigmentasi, semakin mudah menghilangkannya. “Pigmen di dalam bintik coklat dapat bergerak lebih dalam ke dalam kulit seiring waktu,” ucap Dr. Downie. 

Bahan-bahan penghilang noda yang perlu diperhatikan dalam produk perawatan yang dijual bebas meliputi azelaic dan glycolic acids, vitamin C, retinoid, menurut American Academy of Dermatology Association (AAD). 
“Produk perawatan yang mengandung bahan-bahan seperti vitamin C, akar licorice, dan kojic acid dapat membantu mengurangi hiperpigmentasi dengan menghambat tirosinase, enzim yang bertanggung jawab terhadap pembentukan melanin penggelapan kulit,” ucap Ni’Kita Wilson, seorang ahli kimia kosmetik di kota New York. 

Penelitian mendukung saran Wilson. Sebuah tinjauan penelitian mencatat bahwa pengetahuan tentang hubungan antara tirosinase dan perkembangan melanin berlebih telah menyebabkan munculnya banyak produk OTC dengan bahan yang disebutkan di atas. 

Selain itu, produk dengan tranexamic acid dan beta dan alpha hydroxy acids juga dapat bermanfaat, ucap Neelam A. Vashi, MD, profesor madya dermatologi dan direktur Pusat Kulit Etnis Universitas Boston di Fakultas Kedokteran Universitas Boston. Ia mengatakan bahwa, seperti kojic acid, azelaic acid dan tranexamic acid bekerja dengan menghambat produksi melanin. “Alpha dan beta hydroxy acid bekerja dengan mengeksfoliasi lapisan permukaan kulit, mendukung pergantian sel dan menghilangkan sel yang berpigmen,” ucapnya. 

Meskipun kebanyakan bahan-bahan OTC tersebut memiliki efek pemutih pada bintik noda hitam, AAD sangat memperingatkan agar tidak mengoleskan cairan pemutih pada kulit anda. Asosiasi ini merekomendasikan untuk tetap menggunakan produk yang dibuat di Amerika Serikat, karena beberapa produk pencerah kulit impor telah menunjukkan tanda-tanda kontaminasi merkuri dan steroid, serta adanya bahan-bahan berbahaya lain.


5.    Pertimbangkan Produk yang Diresepkan untuk Perubahan Warna Kulit Membandel

Jika produk yang dijual bebas tidak membantu, waktunya untuk mengunjungi para profesional. Ahli dermatologi mempertimbangkan produk dengan hidrokuinon, tunggal atau dikombinasikan dengan pencerah lainnya, menjadi standar emas untuk memudarkan flek hitam karena bekerja dengan memperlambat produksi pigmen. Produk ini tersedia dengan resep dokter, menurut U.S. Food and Drug Administration (FDA). 

“Ini adalah tujuan utama kami,” ucap Downie, “karena tidak seperti kebanyakan bahan-bahan dalam produk OTC, ini hampir selalu berhasil dalam menghilangkan hiperpigmentasi.” Mintalah dokter kulit anda untuk memantau perawatan dengan hidrokuinon dengan ketat, ia menambahkan. Dalam konsentrasi tinggi, hidrokuinon dapat menyebabkan sensitivitas terhadap sinar matahari dan dapat memutihkan kulit. 

Selain hidrokuinon, American Osteopathic College of Dermatology (AOCD) mencatat bahwa dokter kulit anda mungkin meresepkan perawatan lain, seperti krim kortison atau tretinoin topikal, suatu jenis vitamin A sintetis.


6.    Tanyakan pada Dokter Kulit Anda tentang Pilihan Perawatan Berteknologi Tinggi  

Jika perawatan topikal tidak mengatasi masalahnya, anda mungkin perlu untuk berbicara dengan dokter kulit anda tentang cara yang lebih agresif untuk menghilangkan perubahan warna kulit, seperti peeling kimia, microneedling, mikrodermabrasi, dermabrasi, atau prosedur peremajaan kulit dengan laser. 

“Saya mengobati hiperpigmentasi secara teratur menggunakan gabungan perawatan dan prosedur topikal,” ucap Dr. Vashi. “Prosedur meliputi peeling kimia dengan alpha dan beta hydroxy acid, microneedling, dan laser jenis tertentu.” 

Bagi yang memiliki kulit sensitif, terapi cahaya Broadband (BBL), yang menggunakan cahaya berintensitas tinggi yang lebih ringan dari prosedur laser, mungkin menjadi perawatan alternatif yang sesuai, ucap Downie. 

Catatan penting: Vashi mengatakan bahwa beberapa perawatan, termasuk perawatan laser dan BBL atau “photofacial,” dapat memperburuk perubahan warna jika tidak digunakan dengan benar. Misalnya, kulit gelap dapat menyerap terlalu banyak cahaya terapi laser atau BBL, menyebabkan hipo atau hiperpigmentasi, luka bakar dan bekas luka, menurut Duke Health. Spesialis kulit yang mengobati hiperpigmentasi perlu dengan hati-hati menilai kulit pasien sebelum merekomendasikan prosedur perawatan.


7.    Cobalah Aloe Vera

Media sosial dipenuhi dengan rekomendasi solusi mencerahkan wajah di rumah, sebagian besar terlalu banyak menjanjikan tetapi hasilnya tidak sesuai harapan, ucap Susan Massick, MD, seorang dokter kulit di The Ohio State University Wexner Medical Center di Westerville. Namun, beberapa penelitian menyarankan satu perawatan terkenal yang mungkin bermanfaat. 

“Aloe vera dan bahan kimia aktif aloesin dikenal karena efek menenangkan dan antiinflamasinya, itulah mengapa produk ini umumnya direkomendasikan dibeli tanpa resep dokter untuk mengatasi iritasi kulit dan terbakar sinar matahari,” ucap Dr. Massick. Dalam konsentrasi tinggi, aloe vera dapat membantu mencerahkan kulit dengan menghambat tirosinase dan melanogenesis, kedua jalur tersebut untuk membentuk pigmen dalam kulit, menurut penelitian. 

Meskipun beberapa situs menyarankan menggunakan jus lemon untuk mencerahkan wajah, Massick memperingatkan untuk menghindari hal ini. “Psoralen, yang ditemukan dalam jus dari jeruk nipis dan lemon, sebenarnya dapat menyebabkan hiperpigmentasi jika jus dioleskan pada kulit anda yang terpapar sinar matahari,” ucapnya. (Hal ini karena reaksi kulit yang disebut dengan fitofotodermatitis).


8.    Konsumsi Makanan yang Seimbang

Downie mengatakan bahwa kesehatan kulit dimulai dari dalam ke luar, sehingga makanan bergizi itu penting. 

“Makanan padat gizi berkontribusi dalam kulit yang sehat, sama seperti makanan olahan yang menyebabkan kulit tampak kusam, tidak bercahaya, atau tidak sehat,” ucapnya. Ia melanjutkan, makanan yang kaya akan vitamin A, B, C, dan E, antioksidan dan mineral seperti zinc, kalsium, dan magnesium sangat bermanfaat untuk memperbaiki kulit dan pembaruan sel. 

Suplemen yang mengandung ekstrak teh hijau, licorice, atau mulberry juga dapat membantu mencerahkan dan mengatasi peradangan kulit, ucap Downie. Selain itu, beberapa bukti menunjukkan suplemen yang mengandung polypodium leucotomos, suatu ekstrak yang berasal dari pakis asli Amerika Tengah dan Selatan, dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari, ucap Vashi. 

Sebaliknya, Vashi memperingatkan bahwa meskipun tidak ada makanan yang menyebabkan hiperpigmentasi, beberapa mungkin mengintensifkannya. Ia berkata bahwa makanan dengan indeks glikemik tinggi seperti permen, minuman bergula, dan roti putih cenderung meningkatkan kadar gula darah secara langsung, merangsang melanosit, sel yang memproduksi melanin. 

Selain itu, alkohol berlebih juga dapat membuat kulit dehidrasi dan melebarkan pembuluh darah. “Hal ini menyebabkan tampilan yang lebih memerah yang dapat membuat hiperpigmentasi terlihat lebih jelas,” ucapnya.


Kesimpulan praktis


Hiperpigmentasi merupakan kondisi yang umum terjadi, namun jika anda merasa tidak percaya diri dengan kulit anda, tersedia banyak solusi. Meskipun flek hitam biasanya tidak berbahaya, kunjungi dokter, seperti dokter spesialis kulit, jika kulit anda kemerahan, gatal, sakit, atau panas saat disentuh, atau jika anda melihat nanah keluar dari kulit anda.


Tonton melalui youtube

 

https://keapotek.com

https://keapotek.com/Articles


source

Keranjang Anda

Keranjang anda kosong