Please wait...

IMG-LOGO
Feb 11, 2026 | 55

Loratadine

Loratadine (umumnya dikenal dengan nama merek seperti Claritin) adalah antihistamingenerasi kedua yang tidak menyebabkan kantuk, digunakan untuk meredakan gejala alergi seperti bersin, pilek, mata gatal/berair, dan ruam.

Loratadine digunakan untuk meredakan sementara gejala alergi, seperti:

  • Hidung meler
  • Bersin-bersin
  • Mata merah, gatal, dan berair

Loratadine termasuk golongan antihistamin generasi kedua. Menghambat kerja histamin di tubuh mencegah histamin menempel pada reseptornya sehingga dapat mengurangi reaksi alergi tanpa banyak menyebabkan kantuk. Obat ini dimetabolisme di hati menjadi menjadi bentuk aktif yang membantu memperpanjang efek obat.

 

Bagaimana cara menggunakan obat ini?

Loratadine tersedia dalam bentuk:

  • Sirup
  • Tablet
  • Tablet kunyah
  • Kapsul
  • Tablet cepat larut di mulut

Obat ini diminum 1 kali sehari, dengan atau tanpa makanan.

Gunakan loratadine sesuai petunjuk pada kemasan atau anjuran dokter. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa petunjuk.

Untuk tablet cepat larut:

  • Keluarkan tablet dari kemasan dengan hati-hati (jangan ditekan dari balik aluminium)
  • Letakkan tablet di lidah dan tutup mulut
  • Tablet akan cepat larut dan bisa ditelan dengan atau tanpa air

Jangan gunakan obat ini jika segel kemasan rusak atau terbuka.

 

Onset Kerja Obat

  • Mulai kerja: 1–3 jam setelah pemberian
  • Puncak efek: 8–12 jam
  • Durasi kerja: ±24 jam

 

Kegunaan lain

Loratadine juga dapat digunakan untuk mengurangi gatal dan kemerahan akibat biduran (urtikaria). Untuk kegunaan lain, konsultasikan dengan dokter atau apoteker.

 

Hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan loratadine

Sebelum minum loratadine, beri tahu dokter atau apoteker jika:

  • Anda alergi terhadap loratadine atau obat lain
  • Sedang mengonsumsi obat resep, obat bebas, vitamin, suplemen, atau herbal
  • Memiliki atau pernah mengalami penyakit ginjal atau hati
  • Sedang hamil, merencanakan kehamilan, atau menyusui
  • Menderita fenilketonuria (PKU), karena tablet kunyah dapat mengandung aspartam

 

Aturan makanan

Tidak ada aturan diet khusus. Anda dapat makan seperti biasa, kecuali dokter menyarankan hal lain.

 

Jika lupa minum obat

  • Minum segera saat ingat
  • Jika sudah mendekati waktu dosis berikutnya, lewati dosis yang terlupa
  • Jangan minum dosis ganda untuk mengganti yang terlewat

 

Kapan Loratadine menjadi Tidak Efektif ?

Loratadine mungkin kurang efektif pada:

 

Efek samping yang mungkin terjadi

Efek samping ringan:

  • Sakit kepala
  • Mengantuk
  • Rasa lelah

Segera hentikan obat dan hubungi dokter jika muncul tanda serius seperti:

  • Ruam atau biduran
  • Gatal hebat
  • Pembengkakan pada mata, wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan
  • Sulit bernapas atau menelan

 

Interaksi Obat

Loratadine umumnya aman, tetapi dapat berinteraksi dengan beberapa obat yang memengaruhi metabolisme di hati, diantaranya :

·         Ketokonazol

·         Eritromisin / klaritromisin

·         Cimetidine

 

Monitoring Terapi

Yang perlu dipantau selama penggunaan:

  1. Respons klinis

·         Perbaikan gejala alergi (bersin, gatal, biduran)

  1. Efek samping

·         Sakit kepala

·         Mengantuk ringan

·         Mulut kering

  1. Fungsi hati

·         Terutama pada penggunaan jangka panjang atau pasien penyakit hati, karena Loratadine di metabolisme dalam hati.

  1. Interaksi obat

·         Hati-hati dengan inhibitor CYP3A4/CYP2D6

 

Cara penyimpanan dan pembuangan

  • Simpan obat dalam wadah aslinya, tertutup rapat
  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak
  • Simpan pada suhu ruangan, terhindar dari panas, lembap, dan cahaya
  • Jangan simpan di kamar mandi

Untuk membuang obat yang tidak terpakai:

  • Jangan dibuang ke toilet
  • Gunakan program pengembalian obat (medicine take-back)
  • Tanyakan ke apoteker tentang program pembuangan obat di daerah Anda

 

Keadaan darurat atau overdosis

Jika terjadi overdosis:

  • Hubungi pusat pengendalian racun
  • Jika penderita pingsan, kejang, sulit bernapas, atau tidak sadar, segera hubungi layanan darurat

 

Informasi tambahan

  • Hadiri semua jadwal kontrol ke dokter
  • Tanyakan kepada apoteker jika ada hal yang tidak jelas
  • Simpan daftar semua obat, vitamin, dan suplemen yang Anda konsumsi
  • Bawa daftar tersebut setiap kali ke dokter atau rumah sakit, terutama untuk keadaan darurat

 

Ringkasan

Loratadine adalah antihistamin generasi kedua dengan efek sedasi minimal yang digunakan untuk rinitis alergi dan urtikaria. Obat ini bekerja dengan menghambat reseptor histamin H1 perifer, memiliki onset 1–3 jam dan durasi hingga 24 jam. Umumnya aman, namun kurang efektif pada alergi berat atau anafilaksis. Monitoring terapi meliputi respons klinis, efek samping, dan fungsi hati pada penggunaan jangka panjang.

 

Disclaimer

Informasi ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan konsultasi tenaga medis. Penggunaan obat harus sesuai indikasi dan kondisi pasien. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker sebelum penggunaan, terutama pada ibu hamil, menyusui, anak-anak, atau pasien dengan penyakit kronis.

 

Nama dagang : Alloris ®, Claritin ®, Inclarin ®, Winatin ®, Lorihis ®. Monarin ®, Pylor ®, Lorahistin ®, Rahistin ®.



Your Cart

Your basket is empty