Mohon tunggu...
Allopurinol digunakan untuk mencegah atau menurunkan kadar asam urat yang tinggi dalam darah

Allopurinol digunakan untuk mencegah atau menurunkan kadar asam urat yang tinggi dalam darah. Obat ini juga digunakan untuk: Mengurangi kelebihan asam urat akibat penggunaan obat kanker tertentu, mencegah dan mengatasi batu ginjal yang disebabkan oleh asam urat. Kadar asam urat yang tinggi dapat menyebabkan penyakit asam urat (gout) atau radang sendi akibat asam urat, yang ditandai dengan nyeri dan peradangan pada sendi. Allopurinol termasuk dalam golongan antihiperurisemia, yaitu obat yang digunakan untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah. Golongan ini digunakan untuk terapi jangka panjang gout, pencegahan hiperurisemia akibat kemoterapi, serta pencegahan batu ginjal asam urat. Allopurinol bekerja sebagai inhibitor xanthine oxidase, yaitu enzim yang berperan dalam pembentukan asam urat dari hipoksantin dan xantin. Dengan menghambat enzim ini, produksi asam urat menurun dan risiko pembentukan kristal urat berkurang. Metabolit aktifnya, oxypurinol, memiliki waktu paruh panjang yang berkontribusi pada efek terapi.
Obat ini hanya dapat diperoleh dengan resep dokter.
Allopurinol tersedia dalam bentuk:
Sebelum Menggunakan
Sebelum menggunakan suatu obat, manfaat dan risikonya harus dipertimbangkan. Keputusan ini dibuat bersama oleh Anda dan dokter. Untuk obat ini, beberapa hal berikut perlu diperhatikan:
Alergi
Beri tahu dokter jika Anda pernah mengalami reaksi alergi atau reaksi yang tidak biasa terhadap obat ini atau obat lain. Juga beri tahu jika Anda memiliki alergi lain, seperti:
Untuk obat yang dijual bebas, bacalah label dan komposisi obat dengan teliti.
Penggunaan pada Anak-anak
Penelitian yang ada menunjukkan bahwa allopurinol aman
digunakan pada anak-anak yang memiliki kadar asam urat tinggi akibat pengobatan
kanker.
Belum ditemukan masalah khusus pada anak yang membatasi penggunaan obat ini
untuk kondisi tersebut.
Penggunaan pada Lansia
Belum tersedia informasi yang cukup mengenai pengaruh usia lanjut terhadap penggunaan allopurinol. Oleh karena itu, penggunaan pada lansia perlu pemantauan dokter.
Menyusui
Belum ada penelitian yang cukup untuk memastikan keamanan
allopurinol pada ibu menyusui.
Sebelum menggunakan obat ini saat menyusui, dokter akan menilai manfaat dan
risikonya.
Interaksi dengan Obat Lain
Beberapa obat tidak boleh digunakan bersamaan dengan
allopurinol.
Dalam kondisi tertentu, obat masih bisa digunakan bersama dengan penyesuaian
dosis dan pengawasan dokter.
Tidak dianjurkan digunakan bersama:
Dokter mungkin akan menghentikan atau mengganti salah satu obat jika Anda menggunakan obat-obat tersebut.
Biasanya tidak dianjurkan, tetapi bisa digunakan bila sangat diperlukan:
Jika digunakan bersama, dokter dapat mengatur dosis atau frekuensi penggunaan.
Contoh obat-obat tersebut:
Dapat meningkatkan risiko efek samping, tetapi kadang tetap diperlukan:
Interaksi dengan Makanan, Alkohol, dan Rokok
Beberapa obat tidak boleh diminum bersamaan dengan
makanan tertentu.
Penggunaan alkohol dan rokok juga dapat memengaruhi kerja obat.
Diskusikan dengan dokter atau apoteker mengenai:
Kapan ALLOPURINOL tidak efektif ?
Kondisi Medis Lain yang Perlu Diberitahukan
Beri tahu dokter jika Anda memiliki atau pernah mengalami kondisi berikut:
Gunakan dengan hati-hati jika memiliki:
Obat ini dapat memperburuk kondisi tersebut.
Perlu kehati-hatian ekstra jika memiliki:
Penyakit ginjal
Allopurinol perlu digunakan dengan sangat hati-hati pada pasien dengan gangguan ginjal, karena obat lebih lambat dikeluarkan dari tubuh sehingga risiko efek samping meningkat.
Cara Penggunaan yang Benar
Minumlah obat ini persis sesuai petunjuk dokter. Jangan minum lebih banyak, lebih sering, atau lebih lama dari yang dianjurkan dokter karena dapat meningkatkan risiko efek samping. Untuk mengurangi rasa tidak nyaman di lambung, obat ini boleh diminum setelah makan. Minumlah obat ini dengan banyak air putih untuk membantu mencegah terbentuknya batu ginjal. Tanyakan kepada dokter berapa banyak cairan yang sebaiknya Anda minum setiap hari. Selain itu, disarankan untuk meningkatkan asupan serat.
Jika Anda sering mengalami batu ginjal, dokter mungkin akan menyarankan untuk:
Dosis
Dosis obat ini berbeda untuk setiap pasien. Selalu ikuti dosis dari dokter atau yang tertera pada label. Informasi di bawah ini adalah dosis rata-rata. Jangan mengubah dosis tanpa izin dokter.
Dosis tergantung pada:
Untuk bentuk tablet
Untuk penyakit asam urat (gout)
Dewasa:
Anak-anak:
Untuk kadar asam urat tinggi akibat obat kanker
Dewasa dan anak usia ≥11 tahun:
Anak-anak:
Untuk mencegah batu ginjal
Dewasa:
Anak-anak:
Onset kerja allopurinol tidak instan karena obat ini menurunkan produksi asam urat, bukan meredakan nyeri secara langsung. Penurunan kadar asam urat dapat terlihat dalam 1–2 hari, namun stabilisasi kadar biasanya membutuhkan 1–3 minggu, dengan manfaat klinis optimal dalam beberapa minggu hingga bulan. Pada awal terapi, serangan gout dapat meningkat sehingga sering diberikan terapi profilaksis seperti kolkisin atau NSAID.
Pemantauan terapi meliputi pemeriksaan kadar asam urat serum secara berkala dengan target umum <6 mg/dL (atau <5 mg/dL pada kasus berat). Selain itu, perlu pemantauan fungsi ginjal (kreatinin, eGFR), fungsi hati (AST/ALT), serta hitung darah lengkap pada kondisi tertentu. Pada awal terapi, monitoring dapat dilakukan setiap 2–5 minggu hingga target tercapai, kemudian setiap 3–6 bulan pada terapi stabil.
Jika lupa minum obat
Cara penyimpanan
Pembuangan obat
Perhatian
Sangat penting bagi dokter Anda atau anak Anda untuk memeriksa perkembangan secara rutin agar memastikan obat ini bekerja dengan baik.
Reaksi kulit serius
Obat ini dapat menyebabkan reaksi kulit serius, termasuk:
Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:
Serangan asam urat
Masalah ginjal
Obat ini dapat menyebabkan masalah ginjal serius. Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:
Masalah hati
Segera hubungi dokter jika Anda mengalami:
Gejala-gejala ini bisa menandakan masalah hati serius.
Dampak pada darah
Obat ini dapat menurunkan jumlah beberapa jenis sel darah, sehingga Anda mungkin:
Tips pencegahan:
Efek pada kesadaran
Beberapa orang mungkin merasa:
Jangan menyetir atau melakukan aktivitas berbahaya sampai Anda tahu bagaimana obat ini memengaruhi Anda.
Obat lain
Jangan minum obat lain tanpa mendiskusikannya dengan dokter, termasuk:
Efek Samping
Selain manfaatnya, obat ini bisa menimbulkan efek yang tidak diinginkan. Tidak semua efek samping akan terjadi, tetapi jika muncul, beberapa mungkin membutuhkan perhatian medis.
Segera hubungi dokter jika terjadi efek samping berikut:
Lebih umum
Jarang tetapi serius
Efek samping lain yang biasanya tidak memerlukan perhatian medis segera
Efek ini mungkin hilang seiring tubuh menyesuaikan diri dengan obat. Namun, jika terus muncul atau mengganggu, konsultasikan dengan tenaga kesehatan.
Catatan: Efek samping lain yang tidak disebutkan juga bisa terjadi. Jika Anda mengalami efek yang tidak biasa, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan.
Nama Dagang yang beredar di Indonesia : Zyloric ®, Omeric ®, Isoric ® , Pritanol ® , Prouric ® , Puricemia ® , Sirinol ®, Erlapur ®, Alofar ®, Allopril ®.
Allopurinol adalah terapi utama untuk menurunkan kadar asam urat dan mencegah komplikasi seperti gout dan batu ginjal. Penggunaan harus sesuai resep dokter dan memerlukan pemantauan efek samping, terutama reaksi kulit serius.
Artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan tidak menggantikan konsultasi dengan tenaga kesehatan profesional. Selalu konsultasikan dengan dokter atau apoteker sebelum menggunakan obat.
source : keapotek/Martha