Mohon tunggu...

IMG-LOGO
Feb 09, 2026 | 70

Manfaat Vitamin A dan Karotenoid

Apa itu vitamin A dan karotenoid dan apa yang keduanya lakukan?


Apa itu vitamin A dan karotenoid dan apa yang keduanya lakukan?


Vitamin A merupakan vitamin larut dalam lemak yang secara alami terkandung dalam banyak makanan. Vitamin A penting untuk penglihatan yang normal, sistem imun, reproduksi, serta pertumbuhan dan perkembangan. Vitamin A juga membantu jantung, paru-paru, dan organ lain Anda bekerja dengan baik. Karotenoid merupakan pigmen yang memberi warna kuning, oranye, dan merah pada buah-buahan dan sayuran. Tubuh Anda mampu untuk mengubah karotenoid menjadi vitamin A.


Ada dua sumber vitamin A yang berbeda:


·         Preformed vitamin A ditemukan dalam ikan, daging organ (seperti hati), produk susu, dan telur.


·         Karotenoid provitamin A diubah menjadi vitamin A oleh tubuh Anda. Karotenoid provitamin A ditemukan dalam buah-buahan, sayuran, dan produk berbasis tumbuhan. Karotenoid provitamin A yang paling umum terkandung dalam makanan dan suplemen harian adalah beta karoten.


Berapa banyak vitamin A yang saya butuhkan?


Jumlah vitamin A yang Anda butuhkan tergantung pada usia dan jenis kelamin Anda. Rata-rata jumlah harian yang direkomendasikan untuk preformed vitamin A dan karotenoid provitamin A tercantum di bawah ini dalam mikrogram (mcg) ekuivalen aktivitas retinol (RAE).


Tahap Kehidupan

Jumlah yang Direkomendasikan

Bayi baru lahir hingga 6 bulan

400 mcg RAE

Bayi 7-12 bulan

500 mcg RAE

Anak-anak 1-3 tahun

300 mcg RAE

Anak-anak 4-8 tahun

400 mcg RAE

Anak-anak 9-13 tahun

600 mcg RAE

Remaja pria 14-18 tahun

900 mcg RAE

Remaja Wanita 14-18 tahun

700 mcg RAE

Pria dewasa

900 mcg RAE

Wanita dewasa

700 mcg RAE

Remaja yang sedang hamil

750 mcg RAE

Wanita hamil

770 mcg RAE

Remaja menyusui

1200 mcg RAE

Wanita menyusui

1300 mcg RAE

 


Apa Makanan yang Mengandung Vitamin A?


Vitamin A ditemukan secara alami dalam banyak makanan dan ditambahkan ke dalam beberapa makanan, seperti susu dan sereal. Anda bisa mencapai jumlah vitamin A yang direkomendasikan dengan mengonsumsi berbagai macam makanan, di antaranya yaitu:

·         Beberapa jenis ikan, seperti hering dan salmon

·         Hati sapi dan daging organ lainnya (yang juga tinggi kolesterol, sehingga batasi jumlah yang Anda konsumsi)

·         Sayuran berdaun hijau dan sayuran hijau, oranye, dan kuning lainnya seperti bayam, ubi jalar, brokoli, dan labu musim dingin

·         Buah-buahan, termasuk melon oranye, mangga, dan aprikot

·         Produk susu, seperti susu dan keju

·         Sereal sarapan yang diperkaya

·         Telur


Apa jenis suplemen makanan vitamin A yang tersedia?


Vitamin A tersedia dalam suplemen makanan, biasanya dalam bentuk retinil asetat atau retinil palmitat (preformed vitamin A), beta-karoten (provitamin A), atau kombinasi antara preformed vitamin A dan provitamin A. Sebagian besar suplemen multivitamin atau mineral mengandung vitamin A. Suplemen makanan yang hanya mengandung vitamin A juga tersedia.


Apakah saya mendapatkan vitamin A yang cukup?


Kekurangan vitamin A jarang terjadi di Amerika Serikat karena sebagian besar orang mendapatkan vitamin A yang cukup dari makanan yang mereka makan. Namun, kekurangan vitamin A umum terjadi di banyak negara berkembang, terutama pada anak-anak kecil.

Kelompok tertentu lebih mungkin mengalami masalah dalam mendapatkan vitamin A yang cukup dibandingkan dengan yang lainnya, di antaranya yaitu:


·         Bayi premature

·         Bayi, anak kecil, Wanita hamil, dan Wanita menyusui di negara berkembang

·         Orang dengan fibrosis kistik

·         Orang dengan penyakit Crohn, kolitis ulseratif, dan penyakit celiac


Apa yang terjadi jika saya tidak mendapatkan vitamin A yang cukup?


Tanda yang paling umum dari defisiensi vitamin A adalah kondisi mata yang disebut dengan xerophtalmia. Xerophtalmia merupakan ketidakmampuan untuk melihat pada rendah cahaya, dan dapat menyebabkan kebutaan jika tidak diobati.

Defisiensi vitamin A jangka Panjang juga dapat menyebabkan risiko lebih tinggi terkena penyakit saluran pernapasan (seperti pneumonia) dan infeksi (seperti campak dan diare). Defisiensi vitamin A juga dapat menyebabkan anemia (suatu kondisi yang dimana sel darah merah tidak memasok oksigen yang cukup ke tubuh). Pada kasus berat, tidak mendapatkan vitamin A yang cukup dapat meningkatkan kemungkinan meninggal dunia.


Apa saja beberapa efek vitamin A bagi Kesehatan?


Ilmuwan mempelajari vitamin A untuk memahami bagaimana dampaknya terhadap Kesehatan. Berikut ini beberapa contoh apa yang telah ditunjukkan oleh penelitian tersebut.


Kanker


Orang yang mengonsumsi banyak makanan yang mengandung vitamin A atau beta karoten mungkin memiliki risiko yang lebih rendah terkena jenis kanker tertentu. Namun, penelitian tidak menunjukkan bahwa suplemen vitamin A atau beta karoten membantu mencegah kanker atau menurunkan kemungkinan meninggal dunia karena kanker. Faktanya, beberapa penelitian menemukan bahwa pada orang yang merokok atau pernah merokok, dosis tinggi suplemen beta karoten dapat meningkatkan risiko kanker paru-paru dan kematian.


Degenerasi makula terkait usia


Degenerasi makula terkait usia (AMD) merupakan kehilangan penglihatan pusat seiring bertambahnya usia. Hal tersebut merupakan penyebab paling umum kehilangan penglihatan pada orang lanjut usia. Penelitian menunjukkan bahwa suplemen yang mengandung vitamin C dan Ezinc, dan tembaga dengan atau tanpa beta karoten membantu memperlambat tingkat kehilangan penglihatan pada penderita AMD yang memiliki risiko tinggi mengalami AMD stadium lanjut. Suplemen yang sama, yang mengandung lutein dan zeaxanthin sebagai pengganti beta karoten, mengurangi risiko perkembangan menjadi AMD stadium lanjut bahkan lebih efektif dan menghilangkan peningkatan risiko kanker paru-paru karena dosis tinggi beta karoten.


Campak


Di negara berkembang dimana defisiensi vitamin A umum terjadi, anak-anak penderita campak lebih mungkin mengalami gejala berat dan mungkin meninggal akibat penyakit. Pada anak-anak tersebut, mengonsumsi suplemen vitamin A dapat membantu mencegah kasus campak baru tetapi mungkin tidak menurunkan risiko mereka meninggal dunia akibat campak.


Apakah vitamin A bisa berbahaya?


Ya, asupan tinggi beberapa bentuk vitamin A dapat berbahaya.

Mendapatkan terlalu banyak preformed vitamin A (biasanya dari suplemen atau obat-obatan tertentu) dapat menyebabkan sakit kepala hebat, penglihatan kabur, mual, pusing, nyeri otot, dan masalah koordinasi. Pada kasus berat, mendapatkan terlalu banyak preformed vitamin A dapat menyebabkan koma dan kematian.

Jika Anda mengonsumsi terlalu banyak preformed vitamin A saat hamil, itu dapat menyebabkan cacat lahir pada bayi, termasuk mata, tengkorak, paru-paru, dan jantung yang tidak normal. Jika Anda sedang atau merencanakan kehamilan atau menyusui, Anda tidak boleh mengonsumsi suplemen preformed vitamin A dosis tinggi.

Asupan tinggi beta karoten tidak menyebabkan masalah yang sama seperti preformed vitamin A. Mengonsumsi jumlah tinggi beta karoten dapat membuat kulit menjadi kuning-oranye, namun kondisi ini tidak berbahaya dan hilang saat Anda mengonsumsinya lebih sedikit. Namun, beberapa studi telah menunjukkan bahwa perokok, mantan perokok, dan orang yang terpapar asbes yang mengonsumsi suplemen beta karoten dosis tinggi memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker paru-paru dan kematian.

Batas atas harian untuk preformed vitamin A termasuk asupan dari semua sumber makanan, minuman, dan suplemen dan tercantum di bawah ini. Kadar tersebut tidak digunakan untuk orang yang mengonsumsi vitamin A untuk alasan medis di bawah pengawasan dokter. Tidak ada batas atas beta karoten dan bentuk provitamin A lainnya.


Usia

Batas Atas

Bayi baru lahir hingga 12 bulan

600 mcg

Anak-anak 1-3 tahun

600 mcg

Anak-anak 4-8 tahun

900 mcg

Anak-anak 9-13 tahun

1700 mcg

Remaja 14-18 tahun

2800 mcg

Remaja 19 tahun dan lebih tua

3000 mcg

 


Apakah vitamin A berinteraksi dengan obat-obatan atau suplemen makanan lain?


Ya, suplemen vitamin A dapat berinteraksi atau mengganggu obat-obatan yang Anda minum. Berikut ini beberapa contoh:

·         Orlistat (Alli, Xenical), suatu obat penurun berat badan, yang dapat meningkatkan penyerapan vitamin A. Hal ini dapat menyebabkan kadar vitamin A rendah dalam darah bagi beberapa orang.

·         Acitretin (Soriatane), digunakan untuk mengobati psoriasis, dan betaxarotene (Targretin), digunakan untuk mengobati efek pada kulit akibat limfoma sel T, yang berasal dari vitamin A. Mengonsumsi obat-obatan ini bersamaan dengan suplemen vitamin A dapat menyebabkan kadar tinggi vitamin A dalam darah yang berbahaya.

Beri tahu dokter, apoteker, dan penyedia layanan Kesehatan lainnya tentang setiap suplemen makanan dan obat-obatan yang Anda minum. Mereka dapat memberi tahu Anda jika suplemen makanan tersebut dapat berinteraksi atau mengganggu obat resep atau obat yang dijual bebas atau jika obat-obatan dapat mengganggu tubuh Anda untuk menyerap, menggunakan atau memecah nutrien.


Vitamin A dan pola makan sehat


Manusia harus mendapatkan sebagian besar nutrien dari makanan dan minuman, menurut Pedoman Diet untuk Orang Amerika dari Pemerintah Federal. Makanan mengandung vitamin, mineral, serat makanan, dan komponen lain yang bermanfaat bagi kesehatan. Pada beberapa kasus, makanan yang diperkaya dan suplemen makanan bermanfaat ketika tidak memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan satu atau lebih nutrien (misalnya, selama tahap kehidupan spesifik seperti kehamilan). Untuk informasi lebih lanjut tentang membangun pola makan yang sehat, lihat Pedoman Diet untuk Orang Amerika dan MyPlate dari Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA).


Dimana saya dapat menemukan informasi lebih tentang vitamin A?


·         Untuk informasi lebih lanjut tentang vitamin A

o   Lembar Fakta untuk Tenaga Kesehatan tentang Vitamin A dari Office of Dietary Supplements (ODS)

o   Vitamin A, Medline Plus

·         Untuk informasi lebih lanjut untuk sumber vitamin A dari makanan

o   FoodData Central milik USDA

o   Daftar nutrien untuk vitamin A (tercantum berdasarkan jenis makanan atau berdasarkan kandungan vitamin A), USDA

o   Daftar nutrien untuk beta karoten (tercantum sebagai makanan atau berdasarkan kandungan beta karoten), USDA

·         Untuk saran lebih lanjut dari pemilihan suplemen makanan

o   Pertanyaan yang Sering Diajukan oleh ODS: Di mana saya bisa membeli suplemen makanan?

·         Untuk informasi tentang membangun pola makan yang sehat

o   MyPlate

o   Pedoman Diet untuk Orang Amerika


Penafian


Lembar fakta yang dibuat oleh Office of Dietary Supplements (ODS) dari National Institutes of Health (NIH) ini menyediakan informasi yang seharusnya tidak menggantikan nasihat medis. Kami mendorong Anda untuk berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan Anda (dokter, ahli gizi terdaftar, apoteker, dll.) tentang yang Anda minati terhadap, pertanyaan tentang, atau penggunaan suplemen makanan dan apa yang terbaik untuk kesehatan Anda secara keseluruhan. Apapun yang disebutkan dalam publikasi ini dari produk khusus atau layanan, atau rekomendasi dari organisasi atau perkumpulan profesional, tidak berarti ODS memberikan dukungan resmi terhadap produk, layanan, atau saran ahli tersebut.




Keranjang Anda

Keranjang anda kosong