Please wait...
Bantu Baby Nap Lebih Baik

Lakukan: Spot Kantuk
Jika si kecil menguap, Mommy mungkin tahu ini waktunya tidur siang. Tapi ada petunjuk lain: Menggosok mata, menangis, dan rewel bisa menjadi tanda kantuk pada bayi. Bayi yang terlalu lelah memiliki lebih banyak masalah untuk tidur, jadi perhatikan isyarat ini. Bayi yang lebih besar juga dapat bertindak kikuk, lengket, dan hiperaktif.
Jangan: Meninggalkan Bayi Mommy Tertidur di Kursi Mobil
Bagaimana jika bayi mommy tertidur di kursi mobilnya? Tidur siang sebentar boleh saja, tapi jangan biarkan mereka tidur di sana semalaman. Untuk cara tidur yang paling aman, letakkan bayi telentang di atas kasur boks bayi yang kokoh. Hal ini dapat mengurangi risiko SIDS.
Jangan: Mengandalkan Naps To-Go
Mungkin tergoda untuk memeras tidur siang ke dalam carpooling dan waktu tugas, dan tidak apa-apa sesekali. Tetapi terus-menerus tidur siang saat bepergian mungkin tidak membuat anak mommy mendapatkan istirahat yang mereka butuhkan. Jika bayi selalu tampak lelah dan mudah tersinggung dan jadwal mommy padat, pertimbangkan untuk mengurangi atau mengatur ulang jadwal mommy. Atau mommy dapat menggunakan pengasuh atau meminta bantuan teman agar bayi tidur siang secara teratur dan menyeluruh.
Lakukan: Makan, Istirahat, Lalu Tidur Siang
Wajar jika bayi tertidur setelah menyusu. Dan menyusui atau memberi susu botol kepada bayi yang baru lahir untuk tidur adalah cara yang bagus untuk merasa dekat dengan bayi mommy. Namun, seiring waktu, itu bisa menjadi satu-satunya cara mereka bisa tertidur. Bayi harus belajar tertidur sendiri. Cobalah untuk memisahkan menyusui dari tidur siang meskipun hanya beberapa menit. Bacakan cerita atau ganti popok bayi di antaranya.
Lakukan: Peregangan Tidur Siang
Apakah bayi mommy berusia lebih dari 6 bulan dan masih banyak tidur siang selama 20 menit sepanjang hari? Dorong mereka untuk tidur siang lebih lama. Cobalah menjaga bayi mommy tetap terjaga. Dan regangkan waktu antara tidur siang bayi, membuatnya lebih lama sedikit demi sedikit. mommy mungkin dihargai dengan tidur siang yang lebih lama -- idealnya, masing-masing satu hingga dua jam -- dan tidur malam yang lebih nyenyak.
Lakukan: Tetapkan Rutinitas
Tetapkan rutinitas tidur siang yang baik dan patuhi itu, jika memungkinkan. Bantu si kecil tidur lebih nyenyak dengan:
· Memiliki waktu tidur siang yang sama setiap hari.
· Menghindari tidur siang. Jika bayi mommy sulit tidur di malam hari, buatlah waktu tidur siang lebih awal atau bangunkan mereka dari tidur siangnya jauh sebelum waktu tidur.
· Menggunakan boks pada malam hari dan waktu tidur siang, sehingga mereka berpikir “tidur” saat berada di sana.
Jangan: Terburu-buru
Bersin, cegukan, rengekan, desahan, dan bahkan mencicit adalah suara tidur bayi yang umum. Mommy mungkin tidak perlu terburu-buru. Bahkan rewel dan menangis bisa berarti bayi sudah tenang. Tunggu sebentar sebelum memeriksanya -- kecuali, tentu saja, menurut mommy mereka tidak aman, tidak nyaman, atau lapar.
Keapotek/Majalah: ibu-dan-bayi
Lakukan: Letakkan Bayi Saat Bangun
Setelah beberapa minggu, bayi mommy tidak harus tertidur lelap saat mommy berbaring. Mengantuk sudah cukup. Mommy akan mengajari si kecil cara tertidur sendiri dan tidak perlu digendong, diayun, atau diberi makan. Ini juga dapat membantu mereka belajar untuk kembali tidur sendiri jika mereka bangun di malam hari.
Lakukan: Pikirkan Keamanan
Jika bayi mommy tertidur di sofa, tempat tidur mommy, kasur air, atau lantai, pindahkan mereka. Tempat-tempat itu tidak aman bagi mereka untuk tidur. Selalu letakkan bayi mommy dalam posisi terlentang untuk membantu mencegah Sindrom Kematian Bayi Mendadak (SIDS). Lepaskan selimut, bantal, boneka binatang, bemper, dan barang-barang lembut lainnya dari boks atau keranjang bayi. Jangan biarkan bayi tidur siang dengan anak atau hewan peliharaan lain.