Mohon tunggu...

IMG-LOGO
Jan 12, 2026 | 949

Kenali Jerawat dan Cara Mengatasinya!

Jerawan dan Cara Mengatasi

Jerawat adalah masalah kulit umum yang terjadi ketika pori-pori anda tersumbat oleh minyak dan serpihan kulit mati. Jerawat bervariasi dalam perkembangannya dari sangat ringan hingga sangat parah. Anda mungkin hanya memiliki beberapa noda di beberapa bagian wajah atau jerawat yang lebih banyak. Pengobatan jerawat meliputi obat-obatan yang dijual bebas atau obat yang diresepkan.



Tanda dan Gejala 
Tidak semua benjolan adalah jerawat. Pelajari tentang tanda dan gejala dari jerawat dan kondisi kulit terkait, seperti rosacea, yang mungkin anda hadapi sehari-hari. 

Jerawat besar dan bisul dapat terlihat sangat mirip. Keduanya gembung, benjolan yang menyakitkan diisi dengan cairan kental dan berwarna kekuningan yang disebut nanah atau pus. Meskipun terlihat sama, jerawat dan bisul adalah dua hal yang berbeda. Keduanya memiliki bakteri penyebab yang berbeda dan membutuhkan pengobatan yang berbeda untuk mengatasinya. Keduanya juga berkembang pada struktur kulit yang berbeda dan di lokasi yang berbeda. 

Jerawat terlihat lebih kecil, benjolan berisi nanah yang dapat menjadi kemerahan, panas, menggembung, dan terkadang menyakitkan. Meskipun beberapa jerawat mungkin terletak berdekatan, mereka tidak akan bergabung menjadi benjolan yang lebih besar seperti halnya yang terjadi pada furunkel. Jerawat cenderung berkembang pada area kulit dengan kelenjar penghasil sebum yang disebut kelenjar sebasea. Area yang paling umum meliputi: 
          · Wajah 
          · Punggung 
          · Dada 

bagian atas Sedangkan bisul dimulai sebagai benjolan merah yang keras dan nyeri di bawah kulit. Selama beberapa hari, benjolan dapat membesar, melunak, dan membentuk kepala berisi nanah. Tidak seperti jerawat, bisul terkadang dapat tumbuh sebesar bola golf dan mulai mengeluarkan nanah dan cairan jernih. Infeksinya juga dapat menyebar ke luar folikel ke jaringan yang berdekatan, kadang-kadang mengarah ke infeksi yang lebih serius yang dikenal sebagai selulitis. 

Furunkel cenderung terjadi pada area kulit dengan kelembapan tinggi dimana S. aureus cenderung berpoliferasi dan/atau di mana area kulit yang berbulu bergesekan satu sama lain membentuk gesekan. Tempat yang umum ditumbuhi bisul meliputi 
          · Selangkangan 
          · Paha 
          · Payudara 
          · ketiak   

Penyebab dan Faktor Risiko Jerawat 
Jerawat dapat disebabkan oleh pola makan, kosmetik, dan pemicu lain yang dapat dicegah. Karena merupakan kondisi kulit paling umum di Amerika Serikat, memengaruhi hampir 50 juta orang pada waktu tertentu, jerawat adalah kondisi yang sangat disalahpahami. Sebagian dihubungkan dengan fakta bahwa ini adalah kondisi yang kompleks. Faktor-faktor berikut ini seringkali harus bersatu untuk menimbulkan jerawat: 

Faktor Fisiologis 
Tiga faktor fisiologis utama yang menyebabkan jerawat harus datang bersamaan secara berurutan untuk menimbulkan jerawat: 
          · Kelenjar sebasea yang terlalu aktif 
          · Pengelupasan sel kulit mati yang tidak normal 
          · Poliferasi bakteri penyebab jerawat (Propionibacteria acnes) 

Peran Hormon 
Kita tahu bahwa jerawat tidak terjadi seumur hidup. Kulit anda, pada beberapa waktu dalam keadaan bersih. Lalu mengapa jerawat tampak tiba-tiba timbul? Jawabannya adalah karena hormon. 

Hormon androgen, khususnya testosteron, merangsang kelenjar sebasea untuk membengkak dan menghasilkan lebih banyak minyak. Ada indikasi bahwa androgen juga membuat pori menjadi tempat yang lebih disukai oleh bakteri penyebab jerawat. Estrogen dan progesteron juga bertindak dalam perkembangan jerawat, mengingat bahwa jerawat juga umum terjadi selama kehamilan dan menopause, tetapi pengaruh pastinya terhadap kelenjar sebasea tidak begitu jelas.   

Penyebab yang Kurang Umum 
Meskipun tidak dipertimbangkan menjadi penyebab utama jerawat, hal ini dapat pemicu yang memperparah wabah pada beberapa orang. Penyebab ini meliputi: 
          · Kosmetik topikal (produk seperti makeup, pelembab, tabir surya, dan sejenisnya yang menyumbat pori-pori, menyebabkan jenis jerawat yang disebut jerawat kosmetika). 
          · Keringat 
          · Panas dan gesekan (ini dapat menyebabkan jenis jerawat yang disebut jerawat mekanika) 
          · Obat-obatan tertentu (termasuk pil KB, antikonvulsan, litium, dan steroid) 




Jerawat pada Berbagai Tahap Kehidupan 
Meskipun masa remaja adalah yang paling umum dan tahun-tahun perdana untuk perkembangan jerawat, jerawat umum terjadi pada tahap kehidupan lainnya karena perubahan hormon dalam tubuh 
          · Pubertas 
          · Kehamilan dan setelah melahirkan 
          · Kelahiran (pada kasus jerawat bayi baru lahir) 
          · Perimenopause dan menopause 
          · Setiap bulan sebelum masa menstruasi anda (sering disebut jerawat PMS) 

Genetik 
Jerawat memiliki komponen genetik di dalamnya, karena cenderung diturunkan dalam keluarga. Tidak ada gen tertentu yang menyebabkan jerawat. Sebaliknya, faktor yang membuat jerawat cenderung berkembang adalah sifat-sifat yang dapat diturunkan. 

Diagnosis 
Ahli dermatologi dapat mendiagnosa banyak tingkatan dan jenis jerawat yang berbeda, maupun sesuatu yang menyerupai jerawat, masing-masing harus diobati dengan cara yang berbeda. Pada saat kunjungan pertama anda, ahli dermatologi mendiagnosis kondisi anda dan membantu untuk membersihkan jerawat anda. Pada kunjungan pertama, ahli dermatologi akan bertanya mengenai hal-hal seperti riwayat medis, obat-obatan, dan masalah kesehatan anda. Penting untuk ahli dermatologi anda tahu tentang riwayat medis anda sehingga mereka dapat mengobati jerawat anda dengan tepat. 

Kemudian ahli dermatologi akan melakukan pemeriksaan kulit. Jangan terkejut apabila anda diminta untuk membuka baju dan mengenakan gaun kain atau kertas. Jika ini pertama kali anda mengunjungi ahli dermatologi, anda mungkin perlu pemeriksaan seluruh tubuh untuk masalah kulit lain. Tahi lalat yang mencurigakan adalah contoh dari yang dicari oleh ahli dermatologi. 

Pengobatan Jerawat 
Ada berbagai macam perawatan jerawat yang efektif dan teknik pencegahan. Jerawat seringkali membaik dengan perawatan terbaik menggunakan obat yang dijual bebas. Apa yang terbaik untuk anda tergantung pada faktor seperti zat aktif, bagaimana cara kerjanya, dan kemungkinan efek sampingnya. Berbagai obat yang dijual bebas mengandung beberapa zat aktif yang sangat direkomendasikan seperti benzoyl peroxide, retinoid, asam salisilat, azelaic, Alpha Hydroxy Acid (AHAs), Tea tree oil, Witch hazel, dan sulfur. 

Beberapa prosedur pembedahan juga dilakukan dalam pengobatan jerawat seperti eksisi noda wajah, ekstraksi noda wajah, bedah laser, pengelupasan kimia dan suntikan intralesional. Pengobatan jerawat profesional ini dapat menjadi permulaan atau tambahan pada pengobatan jerawat rutin anda. Namun, pada kebanyakan kasus, prosedur ini harus dijalani sebagai pelengkap pada pengobatan jerawat anda, bukan satu-satunya pengobatan jerawat. Bicarakan dengan ahli dermatologi anda dan lihat apakah salah satu dari pilihan operasi jerawat ini merupakan tambahan yang baik untuk perawatan rutin anda, jika anda tertarik.

Keranjang Anda

Keranjang anda kosong