Meskipun
tujuan utama anda mengurangi hiperpigmentasi adalah mencerahkan bintik hitam,
pelembap bebas yang efektif harus mengandung bahan-bahan yang bermanfaat bagi
kulit dengan cara lain.
“Selain untuk menangani masalah pigmen, produk
yang baik akan mengandung bahan yang melembapkan seperti gliserin atau asam
hyaluronat, dan bahkan mungkin retinol untuk mendorong pergantian sel,” ucap Doris J. Day, MD, asisten
profesor klinis dermatologi di NYU Medical School di New York City dan penulis Beyond
Beautiful: Using
the Power of Your Mind and Aesthetic Breakthroughs to Look Naturally Young and
Radiant. “Bahan-bahan tambahan
tersebut membuat bahan aktif pencerah bekerja dengan lebih efektif.”
Pelembap
yang baik juga dapat mengembalikan lapisan lipid atau lemak pada kulit,
membantu sel kulit baru tetap sehat saat mereka muncul ke permukaan
menggantikan yang lama, catatan University of Tennessee Medical Center.
2.
Lindungi Kulit Anda dari
Sinar Matahari
Cara yang paling efektif untuk mencegah perubahan warna
yang diinduksi oleh cahaya matahari adalah dengan rutin mengoleskan tabir surya
berspektrum luas dengan faktor perlindungan matahari (SPF) 30 atau lebih tinggi
setiap hari, bahkan saat mendung atau sejuk. “Sinar matahari justru membuat
pigmen menjadi aktif, membuat bintik hitam menjadi lebih gelap,” ucap Dr. Day.
“ Anda harus menggunakan tabir surya setiap hari pada area kulit yang
terpapar.”
SPF
hanya mengacu pada perlindungan dari sinar gelombang pendek UVB. Untuk
melindungi terhadap sinar gelombang panjang UVA juga, pilihlah tabir surya
berspektrum luas.
Selain
itu, AAD merekomendasikan untuk menghindari berada di luar ruangan antara jam
10 pagi hingga 2 siang, saat matahari berada di puncak teriknya. Anda juga
dapat menggunakan topi bertepi lebar untuk melindungi kepala, wajah, telinga
dan leher anda.
3.
Jauhkan Tangan Anda dari
Menyentuh Gigitan Serangga, Komedo, dan Luka Lainnya.
Meskipun mungkin tergoda untuk menggaruk gigitan nyamuk
atau memencet komedo membandel, ingatlah peringatan dari ibu anda “Jangan
dipencet!” dan ikuti nasihat itu.
“Menggaruk
dan memencet sebuah bintik hanya justru akan meningkatkan peradangan yang
menjadi penyebab dalam perubahan warna kulit,” ucap Jeanine Downie, MD, seorang
dokter kulit dan direktur Image Dermatology di Montclair, New Jersey, “Makin
sering anda mengusiknya saat ini, semakin terlihat buruk nanti,”
4. Cobalah Pilihan Produk Pemutih yang Dijual Bebas
Semakin cepat anda merawat hiperpigmentasi, semakin mudah
menghilangkannya. “Pigmen di dalam bintik coklat dapat bergerak lebih dalam ke
dalam kulit seiring waktu,” ucap Dr. Downie.
Bahan-bahan penghilang noda yang perlu
diperhatikan dalam produk perawatan yang dijual bebas meliputi azelaic dan
glycolic acids, vitamin C, retinoid, menurut American Academy of Dermatology
Association (AAD).
“Produk perawatan yang mengandung bahan-bahan
seperti vitamin C, akar licorice, dan kojic acid dapat membantu mengurangi
hiperpigmentasi dengan menghambat tirosinase, enzim yang bertanggung jawab
terhadap pembentukan melanin penggelapan kulit,” ucap Ni’Kita Wilson, seorang
ahli kimia kosmetik di kota New York.
Penelitian mendukung saran Wilson. Sebuah
tinjauan penelitian mencatat bahwa pengetahuan tentang hubungan antara
tirosinase dan perkembangan melanin berlebih telah menyebabkan munculnya banyak
produk OTC dengan bahan yang disebutkan di atas.
Selain itu, produk dengan tranexamic acid dan
beta dan alpha hydroxy acids juga dapat bermanfaat, ucap Neelam A. Vashi, MD, profesor madya dermatologi
dan direktur Pusat Kulit Etnis Universitas Boston di Fakultas Kedokteran
Universitas Boston. Ia mengatakan bahwa, seperti kojic acid, azelaic acid dan
tranexamic acid bekerja dengan menghambat produksi melanin. “Alpha dan beta
hydroxy acid bekerja dengan mengeksfoliasi lapisan permukaan kulit, mendukung
pergantian sel dan menghilangkan sel yang berpigmen,” ucapnya.
Meskipun
kebanyakan bahan-bahan OTC tersebut memiliki efek pemutih pada bintik noda
hitam, AAD sangat memperingatkan agar tidak mengoleskan cairan pemutih pada
kulit anda. Asosiasi ini merekomendasikan untuk tetap menggunakan produk yang
dibuat di Amerika Serikat, karena beberapa produk pencerah kulit impor telah
menunjukkan tanda-tanda kontaminasi merkuri dan steroid, serta adanya
bahan-bahan berbahaya lain.
5.
Pertimbangkan Produk yang Diresepkan untuk
Perubahan Warna Kulit Membandel
Jika
produk yang dijual bebas tidak membantu, waktunya untuk mengunjungi para
profesional. Ahli dermatologi mempertimbangkan produk dengan hidrokuinon,
tunggal atau dikombinasikan dengan pencerah lainnya, menjadi standar emas untuk
memudarkan flek hitam karena bekerja dengan memperlambat produksi pigmen.
Produk ini tersedia dengan resep dokter, menurut U.S. Food and Drug
Administration (FDA).
“Ini adalah tujuan utama kami,” ucap Downie,
“karena tidak seperti kebanyakan bahan-bahan dalam produk OTC, ini hampir
selalu berhasil dalam menghilangkan hiperpigmentasi.” Mintalah dokter kulit
anda untuk memantau perawatan dengan hidrokuinon dengan ketat, ia menambahkan.
Dalam konsentrasi tinggi, hidrokuinon dapat menyebabkan sensitivitas terhadap
sinar matahari dan dapat memutihkan kulit.
Selain hidrokuinon, American Osteopathic
College of Dermatology (AOCD) mencatat bahwa dokter kulit anda mungkin
meresepkan perawatan lain, seperti krim kortison atau tretinoin topikal, suatu
jenis vitamin A sintetis.
6.
Tanyakan pada Dokter Kulit Anda tentang Pilihan
Perawatan Berteknologi Tinggi
Jika perawatan
topikal tidak mengatasi masalahnya, anda mungkin perlu untuk berbicara dengan
dokter kulit anda tentang cara yang lebih agresif untuk menghilangkan perubahan
warna kulit, seperti peeling kimia, microneedling, mikrodermabrasi, dermabrasi,
atau prosedur peremajaan kulit dengan laser.
“Saya mengobati hiperpigmentasi secara teratur
menggunakan gabungan perawatan dan prosedur topikal,” ucap Dr. Vashi. “Prosedur
meliputi peeling kimia dengan alpha dan beta hydroxy acid, microneedling, dan
laser jenis tertentu.”
Bagi yang memiliki kulit sensitif, terapi
cahaya Broadband (BBL), yang menggunakan cahaya berintensitas tinggi yang lebih
ringan dari prosedur laser, mungkin menjadi perawatan alternatif yang sesuai,
ucap Downie.
Catatan penting: Vashi mengatakan bahwa
beberapa perawatan, termasuk perawatan laser dan BBL atau “photofacial,” dapat
memperburuk perubahan warna jika tidak digunakan dengan benar. Misalnya, kulit
gelap dapat menyerap terlalu banyak cahaya terapi laser atau BBL, menyebabkan
hipo atau hiperpigmentasi, luka bakar dan bekas luka, menurut Duke Health. Spesialis kulit yang mengobati hiperpigmentasi perlu
dengan hati-hati menilai kulit pasien sebelum merekomendasikan prosedur
perawatan.
Media
sosial dipenuhi dengan rekomendasi solusi mencerahkan wajah di rumah, sebagian
besar terlalu banyak menjanjikan tetapi hasilnya tidak sesuai harapan, ucap Susan Massick, MD, seorang
dokter kulit di The Ohio State University Wexner Medical Center di Westerville.
Namun, beberapa penelitian menyarankan satu perawatan terkenal yang mungkin
bermanfaat.
“Aloe vera dan bahan kimia aktif aloesin
dikenal karena efek menenangkan dan antiinflamasinya, itulah mengapa produk ini
umumnya direkomendasikan dibeli tanpa resep dokter untuk mengatasi iritasi
kulit dan terbakar sinar matahari,” ucap Dr. Massick. Dalam konsentrasi tinggi,
aloe vera dapat membantu mencerahkan kulit dengan menghambat tirosinase dan
melanogenesis, kedua jalur tersebut untuk membentuk pigmen dalam kulit, menurut
penelitian.
Meskipun beberapa situs menyarankan menggunakan
jus lemon untuk mencerahkan wajah, Massick memperingatkan untuk menghindari hal
ini. “Psoralen, yang ditemukan dalam jus dari jeruk nipis dan lemon, sebenarnya
dapat menyebabkan hiperpigmentasi jika jus dioleskan pada kulit anda yang
terpapar sinar matahari,” ucapnya. (Hal ini karena reaksi kulit yang disebut
dengan fitofotodermatitis).
8.
Konsumsi Makanan yang Seimbang
Downie
mengatakan bahwa kesehatan kulit dimulai dari dalam ke luar, sehingga makanan
bergizi itu penting.
“Makanan padat gizi berkontribusi dalam kulit
yang sehat, sama seperti makanan olahan yang menyebabkan kulit tampak kusam, tidak
bercahaya, atau tidak sehat,”
ucapnya. Ia melanjutkan, makanan yang kaya akan vitamin A, B, C, dan E,
antioksidan dan mineral seperti zinc, kalsium, dan magnesium sangat bermanfaat
untuk memperbaiki kulit dan pembaruan sel.
Suplemen yang mengandung ekstrak teh hijau,
licorice, atau mulberry juga dapat membantu mencerahkan dan mengatasi
peradangan kulit, ucap Downie. Selain itu, beberapa bukti menunjukkan suplemen
yang mengandung polypodium leucotomos, suatu ekstrak yang berasal dari pakis
asli Amerika Tengah dan Selatan, dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan
akibat sinar matahari, ucap Vashi.
Sebaliknya, Vashi memperingatkan bahwa meskipun
tidak ada makanan yang menyebabkan hiperpigmentasi, beberapa mungkin
mengintensifkannya. Ia berkata bahwa makanan dengan indeks glikemik tinggi
seperti permen, minuman bergula, dan roti putih cenderung meningkatkan kadar
gula darah secara langsung, merangsang melanosit, sel yang memproduksi melanin.
Selain itu, alkohol berlebih juga dapat membuat
kulit dehidrasi dan melebarkan pembuluh darah. “Hal ini menyebabkan tampilan
yang lebih memerah yang dapat membuat hiperpigmentasi terlihat lebih jelas,”
ucapnya.
Hiperpigmentasi merupakan kondisi yang umum
terjadi, namun jika anda merasa tidak percaya diri dengan kulit anda, tersedia
banyak solusi. Meskipun flek hitam biasanya tidak berbahaya, kunjungi dokter,
seperti dokter spesialis kulit, jika kulit anda kemerahan, gatal, sakit, atau
panas saat disentuh, atau jika anda melihat nanah keluar dari kulit anda.
Tonton melalui youtube
https://keapotek.com
https://keapotek.com/Articles
source