Mohon tunggu...
Trihexyphenidyl merupakan obat antikolinergik yang digunakan untuk mengatasi gejala penyakit parkinson dan gangguan gerakan akibat efek samping obat-obatan tertentu seperti antipsikotik. Trihexyphenidyl bekerja dengan menghambat asetilkolin, neurotransmiter yang berperan dalam pengontrol pergerakan otot.
Mengatasi gejala penyakit parkinson dan gangguan gerakan akibat efek samping obat-obatan tertentu seperti antipsikotik.
Dosis gejala ekstrapiramidal akibat penggunaan obat: Dewasa: Awal, sehari 1 mg, dapat ditingkatkan hingga sehari 5-15 mg yang dibagi menjadi 3-4 kali pemberian. Lansia: Mungkin memerlukan dosis yang lebih rendah. Dosis parkinson: Dewasa: Awal, sehari 1 mg, ditingkatkan secara bertahap pada interval 3-5 hari dengan peningkatan 2 mg hingga sehari 6-10 mg dibagi menjadi 3-4 kali pemberian. Pasien pasca ensefalitis: Hingga 12-15 mg sehari. Lansia: Mungkin memerlukan dosis yang lebih rendah. Aturan pakai: Dapat dikonsumsi dengan atau tanpa makanan. Penggunaan obat harus dengan resep dokter.
Hati-hati penggunaan pada pasien dengan arteriosklerosis, riwayat idiosinkrasi obat, penyakit kardiovaskular, glaukoma, obstruksi gastrointestinal, hiperplasia prostatik dan atau striktur uretra. Tidak ditujukan untuk pengobatan tardive dyskinesia. Hindari penghentian penggunaan obat secara mendadak. Hati-hati penggunaan pada penderita gangguan hati dan ginjal, lansia, ibu hamil dan menyusui.
Mulut kering, mual, konstipasi, muntah, pusing, rasa kantuk berlebih, sakit kepala, penglihatan kabur, midriasis, gugup, takikardia, kesulitan untuk mulai berkemih atau retensi urin, peningkatan tekanan intraokular, glaukoma sudut tertutup, kelelahan, ruam, dilatasi kolon, paralytic ileus dan suppurative parotitis.
Peningkatan efek samping antimuskarinik dengan phenothiazine, clozapine, antihistamin, disopyramide, nefopam, dan amantadine. Efek sinergis dengan TCA. Penggunaan bersamaan dengan MAOI dapat menyebabkan mulut kering, penglihatan kabur, kesulitan mulai berkemih atau retensi urin dan konstipasi. Dapat menghambat efek metoclopramide dan domperidone dalam fungsi gastrointestinal. Penurunan penyerapan levodopa. Dapat menghambat efek parasimpatomimetik.
Penggunaan obat harus dengan resep dokter. Hindari penggunaan berlebihan tanpa anjuran dari dokter.
Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan obat ini pada ibu hamil dan menyusui.
Gangguan kecemasan
Kurnia Citra
Selamat sore kak, Triheksifenidil dapat membantu mengurangi gejala kecemasan yang terkait dengan penggunaan antipsikotik atau gejala parkinson yang dapat memperburuk kecemasan. Namun, triheksifenidil tidak boleh digunakan sebagai pengobatan utama untuk gangguan kecemasan. Jika Anda mengalami gejala kecemasan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.