Mohon tunggu...
Estazor adalah obat yang mengandung zat aktif ursodeoxycholic acid. Pada penderita batu empedu, cairan empedu lewat jenuh dengan kolesterol dan mengendap dari cairan membentuk batu empedu kolesterol. Estazor bekerja dengan cara menekan sintesa hepatik, sekresi kolesterol dan menghambat absorpsi kolesterol pada intestinal. Estazor juga menghambat sedikit efek sintesa dan sekresi asam empedu endogen tanpa mempengaruhi sekresi fosfolipid ke dalam kandung empedu. Estazor yang diberikan secara oral menyebabkan endapan kolesterol menjadi kolesterol yang mudah larut dalam "micelles".
Estazor digunakan untuk penderita batu empedu tembus sinar X dengan diameter tidak lebih dari 20 mm, penderita yang menurut pendapat dokter memerlukan pengobatan intervensi dan jika operasi menimbulkan resiko besar atau yang menolak untuk operasi kandung empedu, penderita usia lanjut dan penderita dengan reaksi idiosinkrasi terhadap anestesi umum. Pemakaian obat ini sebaiknya tidak dilakukan lebih dari 2 tahun.
Dosis Estazor: Disesuaikan dengan berat badan 8-10 mg/kg berat badan/hari dibagi menjadi 2-3 dosis. Untuk memperoleh hasil yang memuaskan obat ini harus diberikan secara teratur. Aturan pakai: Harus dikonsumsi saat makan.
Tidak digunakan pada penderita hipersensitivitas terhadap ursodeoxycholic acid. Tidak digunakan pada penderita inflamasi akut batu empedu dan saluran empedu, serangan nyeri kolik bilier yang berulang, gangguan hati akut dan kronis berat, tukak lambung dan duodenal aktif. Hati-hati penggunaan pada pasien batu empedu non-visualising, perdarahan varises, ensefalopati hati, asites, pasien obesitas, ibu hamil dan menyusui.
Obstruksi empedu, diare, tinja pucat, mual, muntah, sembelit, dispepsia, nyeri punggung, sakit kepala, pusing, infeksi saluran pernapasan atas, urtikaria, pruritus.
Dapat menurunkan penyerapan dan kemanjuran dengan resin pengikat asam empedu, antasida, charcoal. Dapat meningkatkan penyerapan dan konsentrasi serum siklosporin. Menurunkan penyerapan ciprofloxacin, nitrendipine. Peningkatan sekresi kolesterol hati dan penurunan kemanjuran dengan hormon estrogen, kontrasepsi oral, agen penurun kolesterol darah. Meningkatkan konsentrasi serum rosuvastatin.
Sampaikan
pada dokter atau apoteker jika pernah mengalami reaksi hipersensitivitas atau alergi saat
mengonsumsi Estazor. Hentikan penggunaan jika terjadi reaksi alergi.
Penggunaan pada Kehamilan: Bahan aktif Estazor berupa ursodeoxycholic acid digolongkan sebagai obat kategori B untuk ibu hamil. Untuk menghindari risiko yang mungkin terjadi sebaiknya obat ini hanya digunakan berdasarkan hasil konsultasi dengan dokter spesialis kandungan jika sangat dibutuhkan saja selama masa kehamilan. Penggunaan pada Ibu Menyusui: Bahan aktif Estazor berupa ursodeoxycholic acid yang belum diketahui dapat mengontaminasi ASI ibu menyusui. Konsumsi obat ini dilakukan atas anjuran dokter dan beri jeda waktu sebelum pemberian ASI setelah konsumsi obat, hal itu untuk menghindari kemungkinan efek samping yang ditimbulkan pada bayi.
Hati dan empedu